11:00 . Inovatif, Pria Ini Sulap Kelengkeng Jadi Minuman Herbal Hingga Shampo   |   08:00 . Tahanan Polres Nikah, Prosesi Ijab Kabul Dikawal Polisi   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |   16:00 . Perhitungan Suara di Bangilan Mundur, Suasana Sempat Memanas   |   15:00 . Demi Datang ke TPS Warga Harus Lewati Dua Kecamatan   |   14:00 . Warga Pancur Meninggal Mendadak Saat Ikut Nyoblos   |   13:00 . Tak Mau Masuk Bilik Suara, Kakek di Pohbogo Takut Akan Disuntik   |   12:00 . Panitia Pilkades Bangilan Jemput Bola ke Rumah Warga yang Sakit   |   11:00 . Sempat Terisolasi di Asrama Selama Dua Minggu   |   10:00 . Lanjut Usia Tetap Semangat Salurkan Hak Suara   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 09 February 2020 11:00

Didesak Suporter Mundur, Manajemen Persibo Bungkam

Didesak Suporter Mundur, Manajemen Persibo Bungkam

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro sampai saat ini masih enggan berkomentar terkait desakan smSuporter Persibo untuk mengundurkan diri dari kursi kepengurusan. Para suporter mendesak mundur, lantaran manajemen dirasa gagal membawa Persibo untuk naik kasta dalam tiga musim kompetisi.

Seperti halnya desakan yang dilakukan oleh kelompok Suporter Boromania dan Curva Nord Drago Tifoso. Walaupun sedikit berbeda tuntutan, intinya kedua suporter ini menginginkan manajemen untuk mundur dari kursi kepengurusan.

Boromania menginginkan manajemen Persibo untuk menyerahkan Persibo kepada Askab PSSI Bojonegoro dan kemudian diteruskan kepada Bupati Bojonegoro untuk menunjuk managemen baru pada musim kompetisi 2020 ini. Serta, menekankan untuk mengakui sisi atau marger dengan klub liga 2 pada tahun ini.

"Manajemen harus segera menyerahkan Persibo kepada Askab Bojonegoro dengan bukti hitam di atas putih, karena manajemen telah gagal membawa Persibo dan jika tuntutan kami tidak didengarkan lebih baik tidak ada Persibo pada musim kompetisi tahun 2020," ungkap Presiden Boromania, Jasmo.

Pria asal Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo itu mengatakan, sebelumnya pihak Boromania juga sudah berkomunikasi dengan manajemen klub yang berjuluk Laskar Angling Dharmo tersebut. Manajemen menjelaskan sudah menyerahkan Persibo kepada Askab, tetapi hanya melalui handphone, bukan secara tertulis.

"Kita menginginkan secara tertulis mas, agar nantinya tidak ada yang merasa dirugikan. Persibo adalah klub besar dan mempunyai sejarah panjang dipersepakbolaan Indonesia," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Hal serupa juga dilontarkan oleh Curva Nord Drago Tifoso, suporter yang selalu berada di tribun utara Stadion Letjen H. Soedirman ini menuntut agar managemen segera mengundurkan diri. Serta menyerukan segera membentuk kepengurusan baru yang lebih profesional yang faham tentang pengelolaan Persibo dan persepakbolaan Indonesia.

"Apabila hal itu tidak terwujud kami sepakat untuk boikot total seluruh pertandingan Persibo dimusim kompetisi tahun 2020 dan kami rela Persibo fakum dimusim kompetisi tahun 2020," tutur juru bicara Curva Nord Drago Tifoso, Ali Ardiasyah.

Atas desakan dari para suporter tersebut, blokBojonegoro beberapa kali mencoba menghubungi manajemen Persibo untuk meminta tanggapan terkait desakan dari para suporter Laskar Angling Dharmo itu. Namun juga belum ada tanggapan dari managemen Persibo.[din/col]

Tag : Suporter, persebo, manajemen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat