15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |   19:00 . Pelaku Pencurian 12 Laptop di SDN 1 Bakung Diamankan Polisi   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

AKP Moh Amirul Hakim, SIK

Hobi Lari, Sejak Kecil Ingin Jadi Polantas

blokbojonegoro.com | Thursday, 21 May 2020 19:00

Hobi Lari, Sejak Kecil Ingin Jadi Polantas

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penyegaran anggota Polres Bojonegoro dilakukan termasuk Kasat Lantas Polres Bojonegoro yang dijabat, Akp Moh Amirul Hakim, SIK. Rupanya lulusan Akpol 2008 gemar berlari dan bercita-cita menjadi anggota polisi lalu lintas sejak kecil.

Saat ditemui di kantor Satlantas Polres Bojonegoro, Akp Moh Amirul Hakim, tampak seperti anggota polisi pada umumnya. Namun anggota polisi kelahiran Sumenep banyak mengkoleksi medali dalam kejuaraan lari yang diikutinya.

"Sejak dari sekolah SMA sudah suka olahraga lari, tenis dan sepeda," cerita Kasatlantas Polres Bojonegoro, Moh Amirul Hakim kepada blokBojonegoro.com.

Menurutnya, berbagai perlombaan marathon seperti di Bali, Jogjakarta, Malang, Blitar dan daerah-daerah lain pernah diikutinya. "Bahkan rencananya tahun ini ikut lari di Singapore, tapi batal karena Corona. Mungkin tahun depan," jelasnya.

Lulusan Akpol angkatan 2008 Detasemen Parahita Raksaka begitu menikmati olahraga berlari. Selama ini olahraga lari banyak dilakukan hanya dilapangan saja yang membuat pelari jenuh. Agar tidak jenuh, bisa lari mengikuti Marathon 10 kilometer yang diselenggarakan di daerah-daerah.



Dalam mengikuti marathon, selain bisa silaturrohim dengan pelari lainnya juga belajar karater orang lain. Serta bisa jalan-jalan dan berlibur, karena di marathon setiap berlari satu kilo meter pasti ada hiburan dan perkilometernya hiburannya berbeda. "Berlari asyik, ikut marathon yang penting finish saja," ungkapnya dengan santai.

Disinggung karirnya dikepolisian, Kasat Amirul mengaku keluarganya tidak ada yang menjadi anggota polisi. "Tapi saya bercita-cita ingin menjadi polisi lalu lintas sejak kecil. Istri saya juga polisi," tuturnya sambil tersenyum.

Sejak kecil lanjut Kasat Lantas, ia melihat anggota polisi begitu kagum dan ditunjang sarana-sarana tugas yang bagus seperti mobil lantas maupun motor gede semakin kelihatan gagah. Serta anggota polisi juga menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, selain fungsi penegakan hukum.

Sejak tahun 2015 sampai 2020 dinas di Jawa Timur menjadi Kasat Sabhara Polres Probolinggo Kota, Kasat Lantas Kediri Kota, Kasat Lantas Blitar Kabuoaten, Spripim Polda Jatim dan sekarang Kasat Lantas Bojonegoro. Namun sebelumnya sempat berdinas di PTIK Jakarta tahun 2014 sampai 2015 dan mengawali karir kepolisian berdinas di Polda NTT tahun 2009 sampai 2014.

"Selama dinas di NTT sekitar 7 tahun, disana karakter masyarakat keras, tapi unik. Sebab tidak menegakkan prosedur karena ada aturan adat dan bisa diselesaikan secara adat, kecuali kasus-kasus tertentu yang ditangani sesuai prosedur hukum. Jadi polisi tidak diterapkan, hukum jadi alternatif terakhir," kenangnya.

Namun saat berdinas di Jawa Timur ia menganggap karakteristik masyarakatnya hampir sama, tapi ada beberapa wilayah yang masyarakatnya sedikit susah diatur seperti Tapalkuda. "Pantura hampir sama, Bojonegoro masyarakatnya lebih mudah diatur. Semoga Satlantas Polres Bojonegoro bisa menjalankan tugas dengan baik dan dukungan serta kerjasamanya semua pihak," punkasnya.(zid)

Biodata Diri :
Nama : Akp. Moh Amirul Hakim, SIK
TTL : Sumenep, 27 Nop ember1985

Istri dan anak 1

Dinas kepolisian :
2009 - 2014 dinas di Polda NTT
2014 - 2015 PTIK di Jakarta
2015 - 2020 Dinas di Jawa Timur :
# Kasat Sabhara Polres Probolinggo Kota
# Kasat Lantas Kediri Kota
# Kasat Lantas Blitar Kab
# Spripim Polda Jatim
# Kasat Lantas Bojonegoro

Tag : Kasat, lantas, polres, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat