21:00 . Wartawan Bojonegoro Lakukan Vaksinasi Dosis Pertama   |   20:00 . Ini Komentar Tetangga tentang Keseharian Terduga Teroris   |   18:00 . PGMI UNUGIRI Raih Akreditasi B Kategori Sangat Baik   |   17:00 . Kali Pacal Meluap Rumah Hingga Fasum di Ngadiluhur Terendam Banjir   |   16:00 . Satpol PP Gelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun Ke-71   |   15:00 . Awak bB Sukseskan Vaksinasi untuk Tangkal Covid-19   |   14:00 . Puluhan Wartawan di Bojonegoro Ikuti Vaksinasi di Pendopo Malowopati   |   13:00 . Sepeda Masuk SPT Pajak, Begini Penjelasannya   |   12:00 . Bupati Tinjau Lokasi Terdampak Pasca Banjir Gondang   |   11:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.160.863 Orang   |   10:00 . Setahun Pandemi: Dampak Libur Panjang Jadikan Evaluasi   |   09:00 . Banjir Bandang Terjang Bojonegoro Selatan   |   08:00 . Meski Berada di Desa Pesanan Bordir Tembus Luar Daerah   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   06:00 . Kabupaten Bojonegoro Masuk Zona Kuning dengan Risiko Rendah   |  
Thu, 04 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Sempat Ketakutan, Pedagang Sambut Positif Rapid Test

blokbojonegoro.com | Saturday, 30 May 2020 13:00

Sempat Ketakutan, Pedagang Sambut Positif Rapid Test

 
Reporter: Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menggelar Rapid Test untuk memutus rantai penyebaran covid-19 atau virus corona. Kali ini Pemkab Bojonegoro melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan rapid test di tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Sumberrejo, Pasar Baureno dan Pasar Kalitidu, Sabtu (30/5/2020).
 
Diadakanya Rapid Test tersebut, sempat membuat takut para pedagang di Pasar Sumberrejo khususnya. Bahkan, tidak sedikit para pedagang yang menghindar agar tidak di rapid test. Walaupun demikian, ada juga pedagang yang menyambut positif dengan adanya rapid test tersebut.
 
Seperti halnya yang diungkapkan oleh Alwi Siswanto, pedagang emas ini mengaku sempat gerogi untuk ikut rapid test. Namun, dengan keinginan agar tidak terpapar covid-19 ia akhirnya memberanikan diri untuk mengikuti rapid test.
 
"Kalau gerogi tetap ada, tetapi demi untuk kesehatan harus tetap dilakukan, lantaran juga untuk mengetahui apakah terpapar atau tidak," kata Pedagang asal Sumberrejo ini.
 
Hal senada juga diungkapkan oleh Hartini, pedagang buah asal Desa Siwalan Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Dirinya juga menyambut positif dengan diadakanya rapid test ini.
 
Hartini mengaku tidak ada ketakutan sedikit pun untuk melakukan rapid test. Bahkan dirinya merasa bersyukur, lantaran tidak dipungut biaya seperser pun.
 
"Sangat senang apalagi gratis, kalau rapid test mandiri biayanya sampai Rp450 ribu," terangnya.
 
Ia pun berharap hasil rapid test yang digelar pada hari ini negatif semua. Sebab, ditakutkan jika ada yang reaktif juga bakal berdampak terhadap aktivitas pasar Sumberrejo. [din/mu]

Tag : rapid test, pedagang, pasar


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat