21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Wed, 27 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Gagas Pertanian Durian Unggul 250 Ha

Agropolis Perkuat Potensi Wisata Wonosalam

blokbojonegoro.com | Friday, 12 June 2020 19:00

Agropolis Perkuat Potensi Wisata Wonosalam

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Potensi wisata di kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dalam lima tahun ke depan hingga 2025 diharapkan bisa ditopang dengan pertanian durian unggul hingga luasan minimal 250 hektar.

Direktur Utama PT Agropolis Berkah Nusantara Rully Anwar, menyampaikan, kawasan Wonosalam mempunyai potensi yang demikian besar, yaitu pertanian durian dan wisata makan durian. "Kebun agrowisata Agropolis akan programkan hulu dan hilir dari pertanian durian unggul hingga 250 hektar dengan basis kemitraan bersama masyarakat dan petani durian Wonosalam," ungkapnya Jumat, (12/6/2020).

Selama ini, kawasan Wonosalam di pegunungan Anjasmoro, kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah demikian tenar dengan event nasional yang diikuti puluhan ribu pengunjung yaitu event Festival Kenduren Durian.

Rully menyakini, bersama para mitra petani durian dan pelaku usaha wisata Wonosalam, ketika potensi durian unggul Wonosalam bisa dimaksimalkan dalam luasan yang cukup signifikan, yaitu minimal 250 hektar.

"Maka pariwisata Wonosalam akan ada lompatan besar dan menjadi lebih maju dari kota Batu bagi Malang Raya atau pun Bogor bagi Jakarta, " papar mantan reporter Radio Suara Surabaya ini.

Peran serta dan dukungan berbagai pihak sangat penting untuk mewujudkan luasan hingga 250 ha pertanian durian unggul tersebut. Sekarang ini Agropolis telah mulai dengan luasan kebun agrowisata 3,7 ha di dusun/ desa/ kecamatan Wonosalam.

Kebun Agropolis, kata Rully, tidak akan sendirian, mewujudkan program hulu dan hilir pertanian durian unggul ini karena harus punya pondasi kemitraan dengan masyarakat.

"Kami mengusung konsep berkebun berjamaah, dimana kebun-kebun Agropolis juga bisa dimiliki oleh publik dan dikelola secara transparan oleh manajemen Agropolis dengan skema bagi hasil yang menarik," jelas Rully Anwar.

Dari skema bagi hasil tersebut, juga dialokasi pula untuk pemberdayaan bersama masyarakat dan petani durian unggul. Sehingga kesinambungan pengembangan pertanian durian unggul Wonosalam ini akan mempunyai akar yang kuat dan dampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Di kebun Agropolis, telah kami mulai membangun hulu pertanian durian unggul karena akan ada 50 rumah benih ukuran sedang dan besar untuk pembibitan durian unggul Nusantara jenis Bido dan lainnya," imbuh jelas Rully Anwar yang juga pengurus di Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur.

Sekaligus secara paralel, juga dibangun pasar atas komoditas unggul durian Wonosalam, yaitu dengan akan dibangunnya wisata kebun Agropolis dengan berbagai fasilitas pendukung seperti 50 villa kebun, aula, kafe, kolam renang, jelajah berkuda dan juga area memanah.

Sejumlah tokoh nasional pun mulai datang dan memberikan dukungan para program kebun Agropolis, diantaranya, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI) Ema Ummiyatul Chusnah.

"Gagasan ini harus didukung, bahkan bukan hanya durian di Wonosalam yang perlu dikembangkan, untuk menopang Wisata. Termasuk juga di antaranya adalah kopi dan manggis," jelas tokoh yang akrab disapa Ning Ema.

Kata Ning Ema, akan kami buka komunikasi dengan Kementerian Pertanian supaya ada program yang bisa menopang pengembangan pertanian durian dan komoditas unggul pertanian yang lainnya di Wonosalam.

"Insyaallah, semua bisa diwujudkan, termasuk untuk pengembangan pertanian durian unggul hingga 250 hektar tersebut. Saya akan bilang Pak Sahrul (Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, red), karena beliau mitra di Komisi IV," papar istri dari Gus Aidil, tersebut.

Bentuk dukungan pada program pengembangan 250 hektar durian unggul tersebut, secara simbolis cucu KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab) pendiri Ponpes Tambak Beras ini, telah melaksanakan penanaman durian unggul, Kamis, (11/6/2020), di kebun Agropolis.

"Bismillah, semoga berkah," doa Ning Ema yang hadir ke kebun Agropolis dan menanam durian didampingi keluarga besar Ponpes Tambak Beras diantaranya Gus Aidil, Gus Edo dan Ning Awin. [ito]

Tag : Kebun, wonosalam, durian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat