21:00 . Sejarah Perguruan Silat PSHT di Bojonegoro   |   20:00 . Kesiapsiagaan Bencana Penting Guna Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian   |   19:00 . Sejauh ini, Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan   |   18:30 . Agar Banjir Tidak Melebar ke Jalan Raya, Petugas Membuat Saluran   |   18:00 . Pemkab Minta Puskesmas Mendata Penyitas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen   |   17:30 . Bupati Anna Meninjau Jembatan Putus Pasca Banjir   |   17:00 . Jalan Nasional di Bojonegoro Tergenang Banjir   |   16:30 . Jembatan Ambrol Diterjang Banjir Bandang   |   16:00 . Tunggu Banjir Surut, Warga Kalianyar Cari Ikan   |   15:00 . Banjir Kiriman Kembali Genangi Pemukiman di TPK Bojonegoro   |   14:00 . Empat Kecamatan Banjir, Rumah Hingga Ternak Warga Hanyut   |   13:00 . Banjir di Kalianyar Merendam 614 Rumah dan 44,337 Hektar Sawah   |   12:30 . Akibat Air Kiriman, Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Sampai 30 Cm   |   12:00 . Reaksi Pascavaksinasi Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar, dan Ngantuk   |   11:30 . Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Genangi Rumah Warga   |  
Thu, 21 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Begini Cerita Penyintas Covid-19 Saat Terjangkit Virus

blokbojonegoro.com | Wednesday, 02 December 2020 06:00

Begini Cerita Penyintas Covid-19 Saat Terjangkit Virus

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Ada tanda-tanda saat virus menyerang tubuh, terutama saat imun badan sedang menurun. Seperti yang dirasakan salah satu pasien yang sudah sembuh dari Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Salah satu Penyintas atau orang yang mampu bertahan terhadap Covid-19, Erlang Purbaya dalam acarai acara Keterangan Pers Juru Bicara Penanganan Covid-19 yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menjelaskan, awal kecurigaan Erlang saat dirinya terjangkit Covid-19 karena merasakan indra penciumannya tidak berfungsi.

“Gejala yang saya rasakan cuma kehilangan penciuman saja. Waktu itu juga saya daftar tes swab, hasilnya positif,” terang Erlang.

Erlang berharap, masyarakat jangan skeptis terhadap Covid-19 karena penyakit ini benar-benar menular dengan gejala yang sangat minim, sehingga tanpa sadar seseorang menjadi postif terjangkit Covid-19.

Sama seperti Erlang Purbaya, rekan kerjanya Erra Anggoro juga merasakan hal serupa. "Namun selain kehilangan penciuman, juga merasakan sesak nafas hingga perlu diisolasi di Rumah Sakit Khusus Rujukan Covid-19 di Wisma Atlet, Jakarta Pusat," ungkapnya.

Erra pun berpesan kepada masyarakat lainnya agar tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker dengan patuh agar terhindar dari Covid-19 yang berbahaya ini.

“Untuk warga lainnya, belajar dari pengalaman saya dan Erra, tetaplah mematuhi protokol Kesehatan 3M. Kalau tidak perlu untuk ke luar dan hanya untuk nongkrong, lebih baik diam di rumah saja,” tutup Erlang.

Tag : Vaksin, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, satgas covid, covid 19, vaksin


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat