09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |   09:00 . Kedatangan 10 Juta Dosis Vaksin Untuk Mencukupi Kebutuhan Vaksinasi Tahap 2   |   08:00 . Warga Napis Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Terong   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Petani di Ngambon Mulai Panen Jagung

blokbojonegoro.com | Saturday, 13 February 2021 18:00

Petani di Ngambon Mulai Panen Jagung

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Masyarakat kelompok petani jagung di selatan Bojonegoro kian bergairah. Hal tersebut dikarenakan harga jual jagung kian meningkat dalam beberapa pekan terakhir dari harga jagung glontoran (jagung beserta jangelnya) sebelumnya Rp 1700/kg saat ini meningkat di kisaran harga Rp1.850 per kg.

Sidah petani di Desa Ngalampin Kecamatan Ngambon mengatakan, petani jagung di desanya saat ini kian bergairah, itu karena harga jual jagung kian meningkat dalam sepekan terakhir.

"Salah satu kelompok petani jagung di Desa Nglampin, desa saya kini bisa berpenghasilan lumayan seiring meningkatnya harga jual," katanya kepada awak media blokBojonegoro.com, Sabtu (13/2/2021) sore.

Menurutnya harga jual jagung tingkat petani per kilogram untuk pipilan kering diambil agen dari petani dengan harga Rp 3.500, sedangkan pipilan basah Rp 2.500 /kg.

Sidah menyebutkan, semenjak pemasok jagung mau membeli jagung grontolan petani di desanya gak mau ambil repot menjual jagung dengan dipipil terlebih dahulu.

"Harga jual pipilan kering lebih mahal harga jual kepada penampung bila dibandingkan jagung basah akan tetapi petani di sini memilih menjualnya secara langsung," ujarnya.

Tarni petani lain menyebutkan, saat ini sekitar tiga hektare lebih lahan jagung miliknya dalam proses panen.

"Selain itu petani di sini juga sudah banyak yang sudah mulai panen, banyak pengepul dari luar berbondong-bondong membeli jagung kemari," ungkapnya.[her/ito]

Tag : harga, jagung, panen, bojonegoro, ngambon


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat