Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pernah Mencapai 100 ribu, Kini Harga Cabai Menurun di Pasar Kota Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Tuesday, 23 February 2021 11:00

Pernah Mencapai 100 ribu, Kini Harga Cabai Menurun di Pasar Kota Bojonegoro

Kontributor: Uul Lyatin

BlokBojonegoro.com - Cabai rawit menjadi komoditas pasar yang selalu menjadi perbincangan banyak ibu rumah tangga dan para pedagang. Minggu lalu bumbu dapur satu ini sering mengalami kenaikan hingga 100 ribu, namun kini harganya menurun.

Kini harga cabai rawit merah yang minggu lalu diangka Rp100 ribu dalam satu kilo, kini menurun menjadi Rp 90 ribu dalam satu kilo. Tentang penurunan harga cabai ini mencapai Rp10.000.

Pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, Yuni mengatakan, penurunan harga cabai rawit baru hari ini. Cabai rawit yang sering dicari pelanggan kini stok nya pun semakin menipis dan harga nya tak kunjung stabil.

Menurut Yuni, kenaikan harga tersebut kemungkinan dikarenakan musim penghujan. Musim yang mengakibatkan banyak petani cabai gagal panen. Akibatnya stok cabai rawit merah berkurang dan harga cabai mahal.

"Saat ini stok cabai rawit sedikit, ditambah lagi banyak yang kurang segar. Hal tersebut membuat harga cabai rawit walau menurun tetap terbilang mahal," imbuhnya.

Selain itu, harganya yang tak kunjung bersahabat membuat banyak pembeli mengeluh dan protes kepadanya. Sementara stok juga menipis.

"Ini saja sekarang stok cabai rawit disaya sedikit sekali. Udah begitu banyak pelanggan yang komplain akibat harganya yang tak kunjung bersahabat," tutupnya. [uul/ito]

Tag : harga, cabai, bojonegoro, pasar


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini