17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 April 2017 07:00

Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko berbagai penyakit, mulai dari gangguan paru sampai ereksi. Namun, kini para ilmuwan menyebutkan bahwa ada yang lebih berbahaya dari rokok, yakni berat badan sangat berlebih.

Menurut penelitian awal yang dilakukan tim dari Cleveland Clinic dan Sekolah Kedokteran Universitas New York, obesitas alias kegemukan berlebih merupakan penyebab kematian utama yang bisa dicegah di Amerika, bahkan lebih tinggi dibanding rokok.

Dalam penelitian ini, tim peneliti menganalisis apakah faktor risiko dari perilaku kurang sehat terkait dengan tingkat kematian di AS. Mereka menggunakan data tahun 2014.

Dari data tersebut, diketahui bahwa penyebab kematian yang bisa dicegah adalah obesitas, diabetes, merokok, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.

Obesitas menyebabkan kematian 47 persen lebih banyak dibanding merokok, sementara penggunaan tembakau memiliki faktor risiko yang setara dengan tekanan darah tinggi.

Para ahli mengingatkan, tiga dari lima penyebab kematian yang bisa dicegah, yakni diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi, bisa diobati. Anda yang memiliki faktor risiko tersebut juga perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dari sekarang.

Sayangnya, menurut penelitian lain, orang yang sudah terlanjur kegemukan biasanya enggan melakukan pengaturan pola makan. Tubuh yang menjadi gemuk, kini sudah bisa lebih diterima oleh masyarakat. sehingga semakin sedikit orang yang berniat kuat untuk melakukan diet.

Sumber: Kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat