12:00 . Mendag: Indonesia Jadi Pusat Industri Produk Halal dan Kiblat Fesyen Muslim Dunia   |   09:00 . Jum'at Berkah Roemantis: Razia Perut Lapar   |   07:00 . Cegah Anak Kecanduan Internet, Orangtua Wajib Jalankan 5 Peran Ini di Rumah   |   22:00 . Menkop dan UKM RI Sebut Vaksinasi Cara Cepat Pulihkan Perekonomian   |   21:00 . Aktif Tanangani Covid-19, Polres Dan Kodim Terima Penghargaan di HJB   |   20:00 . PKB Bakti untuk NU   |   19:00 . HSN dan Bakti NU, PKB Gelar Baksos di Baureno   |   18:00 . Sabtu, Muhammadiyah Gelar Vaksinasi di 8 Titik   |   17:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STAI At-Tanwir dan UNU Sunan Giri   |   16:00 . Jelang HSN, Bupati Buka Musabaqoh Qiro'atil Kutub Se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Bupati Bojonegoro Launching P2DD dan Pengundian Hadiah Bagi Wajib Pajak Panutan   |   14:00 . Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Sally Siap Fasilitasi Pelaku Usaha   |   13:00 . Wihadi Ingatkan Pentingnya Kesehatan┬ádan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi   |   12:00 . MA Abu Darrin Gunakan Aplikasi E-Vote untuk Pemilihan Ketua OSIS   |   10:00 . LIVE: CERDAS DAN BIJAK DALAM BERMEDIA SOSIAL   |  
Fri, 22 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Addendum AMDAL Migas Blok Cepu

Tambah Produksi, Fasilitas Tetap Seperti Semula

blokbojonegoro.com | Wednesday, 10 May 2017 12:00

Tambah Produksi, Fasilitas Tetap Seperti Semula

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -
Jumlah cadangan minyak yang mencapai 720 juta barel, operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) akan terus meningkatkan jumlah produksi sesuai dengan permintaan Pemerintah Pusat.

Yakni, yang awalnya 165.000 BPH menjadi 185.000 dan ke depan meningkat sekitar 200.000 BPH dengan addendum Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan RKL-RPL yang digelar hari ini.

Meskipun jumlah produksi meningkat, namun pihak EMCL menegaskan tidak akan menambah fasilitas yang ada di Lapangan Banyuurip. "Fasilitas produksi yang sudah disiapkan sejak 4 tahun lalu dengan tenaga kerja mayoritas dari Bojonegoro dinilai sudah cukup siap digunakan untuk meningkatkan jumlah produksi," kata Vice Presiden Communications EMCL, Erwin Maryoto saat sidang AMDAL berlangsung.

Dikatakan, penambahan produksi hanya akan ada perubahan di titik Oil Processing Facility untuk menjaga suhu agar tetap stabil, termasuk laju alir produksi. Jadi, tidak ada penambahan atau pembangunan fasilitas tambahan lagi.

"Meskipun ada penambahan jumlah produksi, EMCL memastikan bahwa dampak yang ditimbulkan dari kegiatan produksi tetap sama seperti pada 185.000 BPH sejak desember 2016," tegasnya.

Seperti diketahui, addendum AMDAL dan RKL-RPL dipimpin langsung Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, serta Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan. Berbagai stakeholder diundang untuk turut serta memberikan masukan, baik tingkat pusat, Provinsi Jatim, Pemkab Bojonegoro dan Tuban, serta masyarakat sekitar. [ito/mu]

Tag : migas, blok cepu, AMDAL, produksi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat