16:00 . Dihantui Longsor dan Banjir Bandang Saat Hujan, Ini Langkah Pemkab Bojonegoro   |   14:00 . Puncak Arus Balik di Bojonegoro, Begini Persiapan Polisi!   |   13:00 . Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjadi Selama Arus Balik Lebaran di Bojonegoro   |   14:00 . Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Bojonegoro   |   13:00 . Situasi Arus Balik Lebaran di Perbatasan Bojonegoro-Ngawi   |   16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |  
Sun, 06 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Anggota DPRRI: FDS Diterapkan, Dhiniyah akan Terganggu

blokbojonegoro.com | Thursday, 15 June 2017 08:00

Anggota DPRRI: FDS Diterapkan, Dhiniyah akan Terganggu

Reporter: Maratus Shofifah blokBojonegoro.com - Program Menteri Pendidikan yang akan memberlakukan Full Day School (FDS) dipastikan mengganggu pembelajaran lain, termasuk keagamaan. Sebab, selama ini pendidikan dhiniyah di desa-desa berlangsung pada sore hari. Hal itu dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Bojonegoro-Tuban, DR. Hj. Anna Mu'awanah. Menurutnya, banyak program lain yang sebenarnya perlu serius digarap, bukan memunculkan sesuatu yang masih pro dan kontra. "Dengan penerapan FDS dipastikan pembelajaran dhiniyah akan terganggu," terang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut kepada blokBojonegoro.com.

Bunda Anna, sapaan karib perempuan yang mempunyai Perguruan Tinggi di Kabupaten Tuban itu menegaskan, pondasi keagamaan yang ditanam sejak masih dini jangan sampai terganggu oleh program baru. Seperti contoh anak yang masih duduk dibangku SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) ketika sore hari akan mengaji, namun jika diberlakukan FDS sudah tidak dimungkinkan. "Sementara saat diselenggarakan malam hari tidak mungkin, karena anak akan mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) dari FDS tersebut," jelasnya. Untuk itu, Bunda Anna berharap untuk rencana kebijakan FDS segera dihapuskan. "Sangat tidak efisien, karena murid pasti juga akan merasa jenuh jika harus satu hari berada di sekolahan," imbuhnya. [ifa/lis]

Tag : fds, dprri, anna mu'awanah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




    No comments

    blokBojonegoro TV

    Redaksi

    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

    Lowongan Kerja & Iklan Hemat