Kurang Atlet Mumpuni, POR SD/MI 2017 Tak Sesuai Target

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Hasil Pekan Olahraga (POR) Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu tidak sesuai target yang diharapkan. Pasalnya pada akhir pelaksanaan, atlet Bojonegoro hanya mampu menempati peringkat 12 dari 38 kabupaten/kota peserta POR tahun 2017. Padahal sejak awal, atlet Bojonegoro ditargetkan menduduki 5 besar.

"Memang hasil POR kali ini tidak sesuai target yang dicanangkan. Walaupun begitu hasil raihan medali setiap Cabang Olahraga (Cabor) patut disyukuri," ungkap Sektretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora), Edy Subroto.

Raihan medali semua cabor merata, kata Edy, namun tidak untuk Cabor panahan yang hanya memperoleh 1 medali  perak. "Padahal pada POR sebelumnya, Cabor panahan menjadi andalan untuk meraih banyak mendali," jelasnya.

Saat disinggung terkait minimnya perolehan medali cabor panahan, Edy menjelaskan, karena saat ini Bojonegoro kurang memiliki atlet yang mumpuni, sehingga perolehan medali pada POR 2017 ini sangat terasa.

"Oleh karena itu, ini dapat dijadikan referensi untuk evaluasi agar pembinaan untuk para atlet bisa lebih ditekankan lagi, sehingga kedepan atlet mampu bersaing mulai tingkat kabupaten, provisi hingga nasional," tutup Edy Subroto. [saf/mu]