08:00 . Hari Ini Bengawan Solo Siaga Hijau Trend Naik   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |   18:00 . Jalin Sinergitas, Dandim Bojonegoro Silaturahmi Bersama FKUB dan Tokoh Lintas Agama   |   17:00 . Vakum Akibat Covid-19, Gantangan Burung Kicau Eksis Kembali   |   16:00 . Satreskrim Polres Bojonegoro Ringkus 9 Remaja Pelaku Pengeroyokan Di Balen   |   15:00 . Satresnarkoba Polres Bojonegoro Ungkap 4 Kasus Narkoba   |   14:00 . Provinsi Jatim Tertinggi Turunkan Kemiskinan   |   13:00 . Seorang Ayah Setubuhi Anak Tirinya 5 Kali, Terancam Meringkuk 13 Tahun di Penjara   |   12:00 . Bawa Kabur Kendaraan Setelah Kenalan Lewat Medsos dan Kopdar, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi   |   11:00 . Cetak Pendidik Qur'ani, Prodi PAI UNUGIRI Gelar Workshop Metode Baca Al-Qur'an An-Nahdliyah   |   07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |  
Fri, 21 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Emposan Elpiji Cara Baru Kurangi Populasi Tikus

blokbojonegoro.com | Friday, 29 December 2017 18:00

Emposan Elpiji Cara Baru Kurangi Populasi Tikus

Reporter :  M Safuan

blokBojonegoro.com - Hama tikus Di Bojonegoro memang masih menjadi kendala bagi para petani, tidak terkecuali petani yang ada di Kecamatan Sukosewu. Meskipun begitu, pihak Kepala UPT Pertanian Kecamatan Sukosewu terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan hama tikus yang merusak tanaman padi.

"Memang masalah yang dihadapi Petani Sukosewu adalah hama tikus, selain itu juga hama Santomuna atau wereng," ungkap Kepala UPT Pertanian Sukosewu, M Qomaruddin.

Pihaknya sudah melakukan beberapa cara untuk menanggulangi serta mengurangi gejala hama tikus seperti memberikan obat, namun hasilnya masih sama.

Hingga akhirnya, Kepala UPT mencoba cara baru dalam menaggulangi hama tikus di Kecamatan Sukosewu, yakni dengan cara Emposan menggunakan Elpiji. Dengan cara itu, dapat menekan populasi tikus, di mana satu satu hektare hanya menghabiskan isi setengah tabung.

"Namun untuk cara itu masih dalam tahap sosialisasi ke petani, dan baru beberapa desa yang menggunakan cara itu," jelas pria asli Mojokerto tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, petani di Kecamatan Sukosewu dibuat resah dan harus menyulam kembali tanaman padinya. Sebab, hama tikus merusak tanaman padi di wilayah tersebut. [saf/ito]

Tag : hama, tikus, manusia



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat