19:00 . Agar Selamat dari Informasi Hoaks, AMSI Beberkan Tips   |   18:00 . AMSI Jatim Berikan Pelatihan Literasi Berita, Peserta Antusias Pelajari Cara Kerja Media dan Cek Fakta   |   17:00 . Tega, Bayi Baru Lahir Ditinggal di Bawah Pohon   |   16:00 . Shio Kuda Hindari Konflik dalam Keluarga, Kambing; Perdebatan bisa Rusak Suasana   |   15:00 . 4 Tahun Kepemimpinan Bupati Anna, Ubah Bojonegoro Lebih Maju Termasuk Pembangunan Infrastruktur   |   14:00 . Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya   |   13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |   09:00 . Pergantian Pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional : Bukti Legacy Kepemimpinan   |   08:00 . Polres Bojonegoro Bersama Perum Perhutani Tandatangani Perjanjian Kerjasama   |  
Thu, 29 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Inilah Cara Tradisional Awetkan Bawang Merah

blokbojonegoro.com | Saturday, 21 April 2018 13:00

Inilah Cara Tradisional Awetkan Bawang Merah

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Warga Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, punya cara sendiri untuk mengawetkan bawang merah yang bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Yaitu dengan cara di 'ombyoki' atau ikat bergerombol. Cara itu terbukti bisa membuat bawang merah bertahan hingga sekitar 10 bulan.

"Sebelum di 'ombyoki' bawang merah dijemur dulu hingga daunnya kering," kata salah seorang warga, Sumiatun kepada blokBojonegoro.com.

Selanjutnya, setelah kering daunnya bawang merah tersebut satu persatu dikumpulkan. Setelah dikumpulkan dan 'diombyoki' kemudian diasapi di dapur atau tempat masak tradisonal.

Hal itu dilakukan agar bawang merah tidak diserang ulat atau hewan lainnya. Setelah diasapi biarkan di tempat tersebut secukupnya atau jika dibutuhkan bawang bisa diambil.

"Biasanya bawang kan cepat busuk. Untuk menyiasati ya diasapi agar awet. Kalau awet kan lebih menghemat kebutuhan bumbu dapur," terang ibu dua anak itu.

Cara yang demikian, lanjut dia, adalah cara alami tanpa obat pengawet dan cara tradisonal ini juga sudah turun temurun dari nenek moyangnya. "Jaman dahulu kan masih sulit cari bawang, jadi agar awet ya diasapi seperti ini," tuturnya menjelaskan. [top/mu]

Tag : bawang, cara biar bawang awet



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat