21:00 . Kejari Periksa 150 Kades di Bojonegoro Soal Mobil Siaga   |   20:00 . Rugby UNUGIRI Bojonegoro Raih Juara 3 Kejurnas Mahasiswa di Surabaya   |   19:00 . Lomba Mewarnai, Ramaikan Harlah YPSPP Ulul Albab Plesungan   |   18:00 . Presiden Jokowi Teken PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera   |   17:00 . Berantas Rokok Ilegal, Satpol-PP Jatim Sosialisasi di Bojonegoro   |   14:00 . Selama Penyidikan, Kejari Periksa 150 Kades di Bojonegoro Soal Mobil Siaga   |   10:00 . KPU Bojonegoro Lantik 1.290 PPS untuk Pilkada 2024   |   09:00 . Sebuah Pesan untuk Guru dan Siswa   |   08:00 . Jamaah Haji Meninggal di Masjidil Haram, Kemenag Bojonegoro Kunjungi Rumah Duka   |   07:00 . Kenakan Pakaian Adat, MIN 1 Bojonegoro Lepas 159 Siswa   |   20:00 . Gali Potensi Istimewa Mahasiswa, BEM KM UNUGIRI Adakan Kajian Filsafat   |   19:00 . Terapkan Agroforestri Sistem Silvopastur Pada Kelompok Ternak, Sulistiyo jadi Pemuda Pelopor Bidang Pangan   |   18:00 . Pemkab Harap Pemuda Pelopor dari Bojonegoro Lolos Sampai Nasional   |   17:00 . Daftar 50 Anggota DPRD Bojonegoro Terpilih Periode 2024-2029   |   16:00 . Polisi Buru Emak-emak yang Palak Kasir Toko Pakaian di Bojonegoro   |  
Wed, 29 May 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pembuangan Bayi Marak, Ini Faktornya

blokbojonegoro.com | Wednesday, 18 April 2018 22:00

Pembuangan Bayi Marak, Ini Faktornya

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Masih ingat kasus pembuangan bayi di Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro beberapa minggu yang lalu. Menanggapi adanya kejadian tersebut, Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro baru angkat bicara.

Selain di Ngambon, kasus pembuangan bayi juga pernah terjadi di Kecamatan Kapas dan Kedungadem. Adanya kasus itu, menurut Katua P3A Bojonegoro, Suhartono dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah kelahiran bayi yang tidak diinginkan.

"Kehamilan yang tidak diinginkan ini ada dua, yang pertama karena memang hamil dengan pasangan sah, tapi tidak ingin hamil. Yang kedua, kehamilan karena hubungan gelap (pasangan tidak sah)," ujar Suharto kepada blokBojonegoro di Kantor P3A jalan Pahlawan, Bojonegoro, Rabu (18/4/2018).

Artinya, kehamilan yang terjadi karena hubungan bukan suami istri (hubungan gelap) biasanya anak tersebut akan dibuang karena orang tuanya malu.

Selanjutnya kata dia, pembuangan bayi bisa juga dikarenakan faktor ekonomi. Bisa jadi orang tua merasa tidak mampu merawat anaknya akhirnya memilih untuk dibuang. [top/lis]
 

Tag : bayi, pembuangan, sembung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat