19:00 . Agar Selamat dari Informasi Hoaks, AMSI Beberkan Tips   |   18:00 . AMSI Jatim Berikan Pelatihan Literasi Berita, Peserta Antusias Pelajari Cara Kerja Media dan Cek Fakta   |   17:00 . Tega, Bayi Baru Lahir Ditinggal di Bawah Pohon   |   16:00 . Shio Kuda Hindari Konflik dalam Keluarga, Kambing; Perdebatan bisa Rusak Suasana   |   15:00 . 4 Tahun Kepemimpinan Bupati Anna, Ubah Bojonegoro Lebih Maju Termasuk Pembangunan Infrastruktur   |   14:00 . Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya   |   13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |   09:00 . Pergantian Pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional : Bukti Legacy Kepemimpinan   |   08:00 . Polres Bojonegoro Bersama Perum Perhutani Tandatangani Perjanjian Kerjasama   |  
Thu, 29 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pembuangan Bayi Marak, Ini Faktornya

blokbojonegoro.com | Wednesday, 18 April 2018 22:00

Pembuangan Bayi Marak, Ini Faktornya

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Masih ingat kasus pembuangan bayi di Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro beberapa minggu yang lalu. Menanggapi adanya kejadian tersebut, Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro baru angkat bicara.

Selain di Ngambon, kasus pembuangan bayi juga pernah terjadi di Kecamatan Kapas dan Kedungadem. Adanya kasus itu, menurut Katua P3A Bojonegoro, Suhartono dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah kelahiran bayi yang tidak diinginkan.

"Kehamilan yang tidak diinginkan ini ada dua, yang pertama karena memang hamil dengan pasangan sah, tapi tidak ingin hamil. Yang kedua, kehamilan karena hubungan gelap (pasangan tidak sah)," ujar Suharto kepada blokBojonegoro di Kantor P3A jalan Pahlawan, Bojonegoro, Rabu (18/4/2018).

Artinya, kehamilan yang terjadi karena hubungan bukan suami istri (hubungan gelap) biasanya anak tersebut akan dibuang karena orang tuanya malu.

Selanjutnya kata dia, pembuangan bayi bisa juga dikarenakan faktor ekonomi. Bisa jadi orang tua merasa tidak mampu merawat anaknya akhirnya memilih untuk dibuang. [top/lis]
 

Tag : bayi, pembuangan, sembung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat