07:00 . Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Kapas Gotong Royong dan Bantu Masjid   |   15:00 . Wamenag: Jemaah Jaga Kesehatan Saat Puncak Haji   |   12:00 . Gua Hira, Cahaya Firman Berpendar ke Semesta   |   11:00 . Tiga Srikandi Amirul Hajj, NU, Muhammadiyah dan Kemenag   |   09:00 . Pengusaha Muda Nasional Deklarasikan Diri Maju Calon Ketua BPC HIPMI Bojonegoro   |   22:00 . Sekolah Tertua di Sukosewu Sukses Gelar Wisuda Purnasiswa   |   21:00 . 300 Jemaah Lansia dan Disabilitas Non Mandiri Tempati Hotel Transit   |   20:00 . Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Panduan Lengkapnya   |   19:00 . Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah   |   18:00 . Bawa Kerikil dan Snack Berat dari Arafah   |   17:00 . Berkat Holding Ultra Mikro (UMi) Pengusaha Olahan Singkong Asal Gayam Bisa Raup Omzet Fantastis   |   14:00 . Polisi Tetapkan Tersangka Perangkat Desa di Bojonegoro Usai Bacok Adik Iparnya   |   13:00 . Kisah Inspiratif Perajut Pamerkan Produk Lewat Platform Localoka dan Link UMKM   |   12:00 . Hikmah Pembagian Daging Kurban   |   11:00 . Inilah Nama-Nama Komisioner KPU Bojonegoro Terpilih   |  
Sat, 15 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jembatang Widang-Babat Ambruk

Jembatan Widang Diresmikan Presiden Soeharto Tahun 1980‎

blokbojonegoro.com | Wednesday, 18 April 2018 10:00

Jembatan Widang Diresmikan Presiden Soeharto Tahun 1980‎

Reporter: M. Anang Febri, Khoirul Huda / blokTuban.com

blokBojonegoro.com -‎‎
Peristiwa ambruknya Jembatan Widang-Babat yang berada tepat di sebelah selatan kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Kecamatan Widang, kiranya menjadi perhatian lebih dari berbagai khalayak umum.

Terlepas dari parahnya kerusakan bangunan jembatan, bersama para korban yang sampai menyebabkan korban jiwa melayang, rupanya jembatan penghubung antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Lamongan tersebut menyimpan banyak cerita.

Jembatan sepanjang sekitar 240 meter itu, diresmikan Presiden Republik Indonesia, Soeharto pada tahun 1980 lalu.‎

Salah seorang warga yang berdomisili sekitar jembatan Widang,‎ Lamdani (53) mengingat kejadian 38 tahun lebih yang lalu. Dia menceritakan, bahwa jembatan bekas peninggalan jaman Belanda itu dibangun ulang dan sejak tahun 1979.

"Saat itu sudah berdiri semua. Sudah dilakukan pengecatan, lampu jembatan juga sudah terang terpasang. Tapi, baru awal tahun 1980 jembatan itu baru diresmikan oleh pak Soeharto,’’ ungkapnya kembali mengingat memori masa itu.

‎Bahkan, saat gebyar peresmian jembatan oleh orang nomor satu di Indonesia tempo lalu, sambung Lamdani yang masih menggali kenangan masa mudanya jaman dulu, pemeritah memberi apresiasi lewat hiburan kesenian wayang kulit‎ semalam suntuk.

"Jaman dulu hiburannya ya wayang kulit Mas, bukan seperti sekarang yang ramai dengan dangdutan," kata Lamdani kepada blokTuban.com dengan sedikit bercanda, Rabu (18/4/2018).

Sampai saat ‎awal tahun 2018 ini, musibah ambruknya jembatan yang sering kali dilewati ribuan kendaraan umum dari berbagai wilayah tiap harinya itu terasa sangat tak masuk akal. Banyak warga yang heran oleh peristiwa tersebut.

‘’Kami hampir tak percaya jembatan itu bisa ambruk,’’ katanya lirih.

Warga lainnya, Awang Haris (65) juga menambahkan, bahwa pada jam-jam dan hari tertentu, seringkali terjadi kemacetan yang mengular di wilayah itu. Tak terkecuali juga dua bagian jembatan penghubung dua kabupaten tersebut. Baik jembatan sisi timur yakni jalur Tuban- Lamongan, maupun jembatan sisi barat arah Lamongan-Tuban.

Kendaraan berat jenis tronton, trailer, container, dump truck, bus besar‎, serta mobil dan kendaraan umum lainnya sering macet‎, bertumpuk jadi satu pada jembatan-jembatan itu. Tentunya dengan jumlah berat ratusan ton lebih jika dapat ditimbang.

"Dari dulu sampai sekarang, baru kali ini kejadian ambruknya jembatan. Padahal, jembatan itu kemarin-kemarin juga sering macet dengan beban yang jauh lebih besar dari pada beban tiga truk yang ambruk di bengawan itu,’’ kata Awang. [feb/hud/ono]

Tag : jembatan babat ambruk, jembatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat