19:00 . Diduga Tak Netral, PMII Bojonegoro Minta Ketua Bawaslu Mundur   |   17:00 . Beredar Foto Ketua Bawaslu Bojonegoro Berkaos PDI-P, Benarkah?   |   16:00 . Kembangkan Potensi, PEP Sukowati Gelar Pelatihan Pengolahan Herbal   |   15:00 . 5 Tersangka Korupsi Mobil Siaga Bojonegoro Segera Disidang   |   06:00 . Gelar Muskab, Setyawan Mubayinan Kembali Terpilih Jadi Ketua Pengkab TI Bojonegoro   |   21:00 . Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Pilih Cabup yang Bersedia Dengar Suara Rakyat   |   19:00 . Dipindah ke Lapas Bojonegoro, Napi Teroris Dikawal Ketat Densus 88 AT Polri   |   16:00 . Gebyar Milenial dan Gen Z, Acara untuk Generasi Muda Bojonegoro   |   14:00 . Tim PkM Dosen UNUGIRI Berikan Pendampingan P5 dan PPRA di Lembaga Pendidikan   |   13:00 . Wujudkan Lansia Bermartabat, PD 'Aisyiyah Bojonegoro Gelar Lokakarya Kelanjutusiaan   |   12:00 . Tim KKN 44 UNUGIRI Observasi di Desa Grabagan   |   06:00 . Menilik Pasukan Kopi Rakyat Jelita Pada Kompetisi Nyethe Rokok Kenduri Cinta 2 Wahono-Nurul   |   21:00 . Barisan Muda Bangga Bojonegoro Siap Menangkan Wahono-Nurul   |   20:00 . Setyo Wahono ajak Ketum PP.Ansor, Addin Jauharudin Bermain Fun Badminton   |   19:00 . Empat Kades Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan di Bojonegoro Dituntut 5 Tahun Penjara   |  
Sat, 23 November 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cerita Warga Belajar Saat UNBK Paket C

blokbojonegoro.com | Sunday, 29 April 2018 16:00

Cerita Warga Belajar Saat UNBK Paket C

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Ujian Nasional Bebasis Komputer (UNBK) memang menjadi pengalaman tersendiri bagi seluruh warga belajar (WB), apalagi yang sudah memasuki usia tua, seperti yang drasakan oleh Amini (50) dari PKBM Latansa Kecamatan Dander.

Amini mengatakan, awal saat tahu akan unjian menggunakan komputer dirinya takut bahkan gemetar, pasalnya selama ini belum pernah memegang komputer apalagi mengoperasikannya.

"Padahal di rumah komputer juga ada, namun tidak pernah menyentuhnya," terang Amini.

Sebagai seorang penggerak PKK di salah satu desa di Kecamatan Dander, Amini menceritakan, dengan dilaksanakan ujian berbasis komputer mau tidak mau dirinya harus bisa, sehingga ia pun belajar kepada sang anak.

"Awalnya ya diberitahu anak saya kalau memegang mouse itu hanya disentuh, tapi bagaimana lagi itu pertama kalinya belajar komputer," kata Amini bercerita pengalamnnya belajar komputer.

Setelah belajar kurang lebih satu bulan, Amini sudah bisa mengoperasikan, bahkan saat dilaksanakan simulasi pasca ujian, dirinya sudah tidak kaku lagi memakai alat moderen itu.

"Jadi saat UNBK berlangsung sudah tidak khawatir tentang pengoperasian komputer untuk ujian," tandasnya saat ditemui blokBojonegoro.com, Minggu (29/4/2018).

Terpisah, Kiswati (50) juga mengatakan pengalaman UNBK ini sangat berarti, pasalnya ia kini bisa mengenal ilmu komputer, terlebih lagi untuk memotivasi anak muda agar terus semangat belajar.

"Terpenting keikutsertaan UNBK ini untuk motivasi pemuda agar terus belajar," tutup Kiswati. [saf/mu]

Tag : UNBK, paket c, kesetaraan paket



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat