08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dana BPPDGS Bakal Diterima 52.860 Guru dan Murid Madin

blokbojonegoro.com | Wednesday, 14 November 2018 12:00

Dana BPPDGS Bakal Diterima 52.860 Guru dan Murid Madin

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Tahun 2018 ini ratusan Madrasah Diniyah (Madin) di Bojonegoro bakal mendapatkan dana dari program Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS), Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, untuk kesejahteran guru dan murid Madin.

Bantuan tersebut diperoleh guru maupun murid madin selama 9 bulan, berdasarkan Perda Provinsi Jawa Timur No.9 tahun 2014 tentang penyelenggaraan Pendidikan. Perda No.6 Tahun 2018 Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018. Selain itu Perbup No.47 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, serta Juknis BPPDGS Tahun 2018.

"Untuk Madrasah Diniyah yang mendapat bantuan sebanyak 928 Madin, dengan rincian Madin Ula sebanyak 746 lembaga dan Madin Wustho sebanyak 182 lembaga," ucap Kasi Pondok Pesantren (Pontren), Kemenag Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz.

Pria yang disapa Hafidz tersebut menuturkan, selain lembaga madin yang mendapatkan bantuan, total guru madin yang jug dapat dana itu ada 1.298 orang.

Hafidz menerangkan, disamping itu murid Madin juga bakal dapat bantuan. Untuk Madin Ula per murid menerima Rp15 ribu per bulan, sedangkan murid Wustho menerima Rp25 ribu per bulannya.

Sedangkan guru madin, terhitung 1 guru dengan jumlah murid minimal 30 orang, menerima Rp300 ribu per bulan.

"Total murid madin Ula yang menerima berjumlah 41.598 orang, dan murid Wustho 9.964 orang, sedangkan guru madin yang dapat dana sebanyak 1.298 Ustad," terang Hafidz kepada blokBojonegoro.com.

Keberadaan lembaga Madin di masyarakat, tambah Hafidz, memang memiliki peran penting dalam mendidik dan menanamkan nilai moral dan keagamaan, pasalnya madin sendiri merupakan lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan tentang nilai-nilai keislaman. "Oleh karenanya, madin ini sangat penting untuk membangun masyarakat berkarakter, beriman dan bertaqwa sejak usia dini," jelasnya. [saf/mu]

Tag : bppdgs, dana, madin, ustadz, santri, bantuan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat