20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |   15:00 . Diduga Lalai Saat Masak Air, Rumah di Baureno Terbakar   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Ziarah di Makam Leluhur   |   13:30 . Tarian Waranggono dan Tabur Bunga di Kayangan Api   |   13:00 . Proses Ritual Pengambilan Api Abadi Berjalan Khidmat dan Tetap Prokes   |   12:00 . Inilah Serangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro Ke-344   |   11:00 . Atap Gedung MWC NU Kepohbaru Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin   |   08:00 . Baru Pertama Ikuti Kejuaraan, Bojonegoro Hampir Juara   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   06:00 . Selamat Hari Jadi Bojonegoro Ke-344   |   20:00 . Stok Kebutuhan Darah UDD PMI Bojonegoro Menipis di Bawah Normal   |  
Wed, 20 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Total Kerugian Petani Akibat Banjir Capai Rp350 Juta

blokbojonegoro.com | Wednesday, 13 March 2019 08:00

Total Kerugian Petani Akibat Banjir Capai Rp350 Juta

Reporter: M Safuan 

blok Bojonegoro.com - Akibat banjir yang terjadi di Bojonegoro, kerugian materiil yang diderita petani mencapai Rp350 juta. Kerugian itu akibat bajir yang terjadi merendam lahan pertanian mereka. Meski demikian, pihak Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro memastikan tidak banyak padi yang rusak dan yang terancam gagal panen.

"Kerugian terbesar akibat padi terendam ada di 3 desa yang ada di Kecamatan Balen yakni, Desa Sidobandung, Kabunan dan Sobontoro," ucap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani. 

Walaupun begitu, Tambah Zaenal Fanani, mengungkapkan petani yang lahan pertaniannya terkena dampak banjir belum ada yang mengajukan klaim asuransi kerugian.

"Hal itu, karena para petani yang ikut Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) masih sedikit, dan kerusakannya tidak sampai mencapai 70 persen," ujarnya kepada blokBojonegoro.com

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com ada 17 kecamatan yang lahan pertaniannya terendam air banjir yakni meliputi Kecamatan Dander, Gondang, Sukosewu, Balen, Bojonegoro, Kapas, Baureno, Kalitidu, Kanor, Trucuk, Padangan, Purwosari, Ngasem, Ngambon, Kedungadem, Gayam dan Sumberrejo.

Namun rata-rata usia padi yang terendam usia 60 hingga 70 hari, bahkan adapula yang usia padi berusia 85 hari hanya ada di wilayah desa Simbatan Kecamatan Kanor yakni seluas 22 hektare dan sebagian desa Wedi Kecamatan Kapas, namun padi tersebut tidak mengalami kerusakan dan masih bisa dipanen.[saf/lis]

 

Tag : banjir, kerugian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat