blokbojonegoro.com | Tuesday, 23 July 2019 14:00
Pengirim: Iskak Riyanto
blokBojonegoro.com - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, Pemkab Bojonegoro melaunching Kartu Petani Mandiri (KPM) di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/7/2019).
Dalam acara launcing KPM ini juga dimeriahkan gelar tehnologi pertanian dan pameran aneka olahan hasil pertanian, hidroponik, alat mesin pertanian (Alsintan), produk pestisida dan lain-lain.
Pameran ini diikuti oleh Kelompok Tani Wanita (KTW) Putri Tani Desa Drajat Kecamatan Baureno dan KTW Srikandi Desa Sambongrejo Kecamatan Gondang, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Gading Dander, Dinas Pertanian, Pos Pelayanan Agent Hayati (PPAH) Bojonegoro, PT Petrokimia Kayaku Gresik, PKK dan BUMDes desa Ngujung.
KTW Putri Tani menampilkan produk unggulan aneka minuman ringan instan. Ada jus jambu biji merah dan wortel, Sari kedele, Beras kencur, Kunyit asem.
"Kami punya produk aneka olahan minuman Jus jambu biji merah dan wortel, Sari kedele, Beras kencur, Kunyit asem. Produk kami bisa juga didapatkan di jaringan toko buah yang tersebar mulai Kapas sampai Babat. Sekarang sedang proses memasukan di dua supermarket besar di Bojonegoro," kata Musri, bendahara KTW Putri Tani.
Tidak kalah menarik, KTW Srikandi menyuguhkan aneka olahan makanan ringan berupa Bawang goreng, Usus pepaya, Kripik pisang dan Krupuk tenggiri.
"Tetap kami mohon ma'af, untuk bawang goreng belum ada labelnya, karena ini baru dapat pelatihan dari Ketindan Malang seminggu yang lalu," kata Yunar, ketua KTW Srikandi.
Sementara itu Dinas Pertanian menampilkan aneka buah dan sayur hasil pertanian juga Hidroponik (bercocok tanam dengan media air). Di pajang juga alat mesin pertanian modern, Traktor R2 dan R4, Rice Transplanter, Combine Harvester.
"Yang ingin latihan tanam sistem hidroponik monggo mampir di stand kami," kata Indah, pakar hidroponik yang juga PPL Disperta yang bertugas di Kecamatan Malo.
Jaringan PPAH yang juga binaan Disperta memamerkan agent hayati yang ramah lingkungan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman.
"Ini untuk mengendalikan hama penyakit yang ramah kantong dan ramah lingkungan, ada Beauveria Bassiana, Paenibacillus, PGPR dan lain-lain," kata Kamim, anggota jaringan PPAH asal Dander. [ito]
*Penulis adalah PPL Disperta Bojonegoro.
Tag : ppl, pertanian, launching, kpm, ngujung, temayang, bojonegoro
* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini
Loading...