Reporter: M. Yazid
blokBojonegoro.com - Pasca ditemukan meninggal dunia dua warga Dusun Slinggang, Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, misteri kematiannya belum diketahui secara pasti. Meskipun makam keduanya dibongkar, namun pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi.
"Makam dibongkar sekali dan masih penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra, saat disinggung perkembangan kematian dua warga Kedungadem.
[Baca juga: Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri ]
Informasi yang dihimpun blokBojonegoro.com, beberapa jam setelah proses pemakaman pihak kepolisian Polres Bojonegoro bermasa tim melakukan pembongkaran makam untuk dilakukan otopsi.
Diberitakan blokBojonegoro.com sebelumnya, dua warga yang ditemukan sudah tidak bernyawa yakni Waidi (53) dan Sriatun (41). Pertama kali yang mengetahui keduany, ibu Waidi yang hendak membangunkan anaknya dipagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Ternyata, setelah diketuk pintu rumah dan memanggil nama korban tapi tak kunjung ada jawaban.
Bahkan ibu korban sempat mengintip dari celah pintu dan melihat anaknya sudah tergeletak di ruang tamu. Mengetahui hal tersebut, ibu korban memberitahukan ke Ketua RT setempat untuk mencongkel pintu jendela, untuk masuk rumah. Setelah berhasil masuk, korban bersama rekannya ditemukan sudah meninggal dunia.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),ditemukan sisa dari minuman beralkohol jenis arak dan dua biji obat sakit kepala jenis Mixagrip. Serta minuman bersoda jenis fanta merah yang di kemas dalam sebuah botol plastik.
"Pembongkaran makam untuk dilakukan otopsi, namun masih menunggu hasilnya (otopsi)," pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Blitar itu. [zid/ito]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published