07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mengintip Strategi Penggemukan Para Peternak Sapi

blokbojonegoro.com | Thursday, 26 December 2019 10:00

Mengintip Strategi Penggemukan Para Peternak Sapi

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Pada umumnya ketersediaan sapi potong dilakukan melalui penggemukkan sapi melalui sistem kreman (dikandangkan terus menerus) dan dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 4 bulan pemeliharaan.


Oleh sebab itu untuk penggemukan sapi dalam relatif singkat pakan yang diberikan haruslah yang memenuhi  zat-zat gizi untuk mencapai pertambahan berat badan sesuai target. Zat-zat gizi tersebut adalah protein, energi, mineral, vitamin dan air yang terdapat pada berbagai jenis bahan pakan.

Pantauan blokBojonegoro.com menyebutkan, ternak sapi milik Totok (35), warga Desa Setren, Kecamatan Ngasem, berukuran di atas rata-rata. Menurut Totok, ternak sapinya bisa tumbuh besar karena dirawat secara khusus.

"Ada perawatan khusus mulai dari menu pakan, minum, sampai kebersihan sapi dan kandangnya," tuturnya.

Untuk jenis pakan hijau yang disuguhkan pun harus pilihan. Totok mengaku hanya menfokuskan pakan sapinya pada jenis rerumputan segar dan rumput gajah. Setiap harinya pakan hijau itu tidak boleh kurang dari jatah kebutuhan ternaknya.

Sedangkan untuk minum ternaknya, Totok sengaja mencampur dengan ampas tahu, kathul dan polard. Tak cukup itu, kesehatan ternak juga tak luput dari perhatian. Menurut Totok, tiap 2 bulan sekali ternaknya juga rutin diperiksakan ke dokter atau manteri hewan.

Peternak lain Seswanto (39) warga Dusun Dawe, Desa Bobol, Kecamatan Sekar menerangkan pembuatan pakan fermentasi dibuat dengan cara cukup sederhana. Mencampur limbah pertanian dengan polar dengan perbandingan 10 : 2, serta ditambahkan air secukupnya. Campuran limbah pertanian dan polar ini dimasukkan ke dalam tabung untuk dilakukan fermentasi selama satu minggu.

"Pakan ini mempercepat penyerapan sari makanan dalam tubuh sapi. Pasalnya, sapi membutuhkan waktu fermentasi terhadap seluruh makanan yang ditampung di dalam perutnya", ujar Siswanto.[her/lis]



Tag : Sapi, penggemukan, hewan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat