17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Melihat Pemburu Belalang di Hutan saat Malam Hari

blokbojonegoro.com | Friday, 17 January 2020 08:00

Melihat Pemburu Belalang di Hutan saat Malam Hari

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Warga yang tinggal di pinggiran hutan yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk memiliki kebiasan unik setahun sekali, yaitu mereka suka berburu belalang di hutan pada malam hari.

Belalang hasil tangkapannya itu selain dijual, juga bisa diolah menjadi kuliner oseng-oseng belalang.

Warga pinggir hutan Dusun Duri, Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro ini, sejak pukul 20.00 Wib sudah berkumpul di pinggir hutan persiapan berburu belalang.

Sejumlah peralatan berburu disiapkan, seperti lampu sorot, senter dan tentunya botol bekas untuk tempat hasil tangkapan. Setelah siap, mereka mulai menyeruak masuk ke dalam hutan, untuk mencari belalang.

Dari cahaya lampu sorot, sejumlah belalang terlihat di daun kayu jati dan pohon singkong. Tak ingin tangkapannya lepas, mereka langsung menangkap belalang yang bertengger di dahan dengan tangan kosong.

Teguh (20), salah satu pencari belalang menjelaskan, dia sengaja mencari di malam hari, karena belalang tidak gesit dan diam saat ditangkap. Dalam tiga jam, rata-rata warga bisa mendapatkan hasil sekitar satu botol.

"Saya mencari belalang untuk dimasak oseng-oseng dan dimakan bersama keluarga," ujarnya.

Proses masakanya pun sederhana. Belalang dibersihkan dari kotoran, kemudian dicuci hingga bersih dan digoreng.

Sementara bumbunya hanya campuran cabe, bawang putih dan merah serta sedikit garam. Ketika sudah setengah matang, bumbu yang sudah dihaluskan segera dicampur untuk digoreng.

Dari bentuknya, oseng-oseng belalang ini mirip dengan oseng-oseng udang. Bila dirasa sudah cukup matang, oseng-oseng belalang siap disajikan.

Namun bagi anda yang tidak baisa dengan menu kuliner ini, maka harus hati-hati, karena akan menimbulkan alergi gatal-gatal dikulit. [her/mu]

Tag : kuliner, belalang, oseng-oseng belalang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat