19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |   18:00 . Kunjungi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber   |   17:00 . Bupati Bojonegoro Pastikan Persibo Daftar Liga 3 Besok   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Dinpora Minta Atlet Tetap Berlatih   |   13:00 . Pelaku IKM dan UMKM Gelar Senam Minggu Ceria Bangkitkan Ekonomi Kecil   |   12:00 . Pagu PPDB Belum Terpenuhi, Jalur Ini Jadi Solusi   |   10:00 . Harga Cabai Rawit Mulai Merangkak Naik di Pasaran   |   09:00 . STAI Attanwir Semakin Berkembang   |   08:00 . Yanuar Amni Optimis Tangani Persibo   |   07:00 . Waspada, Nobar EURO Harus Taati Prokes   |   20:00 . Himatika Unu Sunan Giri Luncurkan Komet Sebagai Optimaliasi Prestasi   |   19:00 . Polres Analisa dan Evaluasi Penangan Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . Wagub Emil Dardak Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar   |   17:00 . Silaturahmi, PEPC Olahraga Bersama Tetap Patuhi Prokes   |   15:00 . Bantu UMKM, Kadin Bojonegoro Gandeng Bank   |  
Mon, 14 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui

blokbojonegoro.com | Saturday, 30 May 2020 16:00

Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui Foto: Alodokter

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Beberapa perusahaan yang memiliki banyak karyawan melakukan rapid test, untuk deteksi dini keberadaan virus corona pada karyawannya. Namun bagi perusahaan yang menggandeng Rumah Sakit (RS) swasta, rapid tes tersebut tidak diakui gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro.

Sehingga idealnya bagi perusahaan besar yang akan melakukan rapid tes, bisa menggandeng tenaga medis yang sudah ditentukan. "Boleh aja, tapi tidak diakui. Contoh ada pasien positif," kata Kabag humas Pemkab Bojonegoro, Masirin, jika rapid tes dilakukan RS Muna Anggita, DMC, Aisyiyah dan RS swasta lainnya.

Masirin yang juga humas gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro memastikakan, sejauh ini RS swasta di Bojonegoro bisa melakukan rapid tes dan juga swab. Tapi tentu tidak akan diakui untuk swabnya, karena untuk swab itu harus rumah sakit yang dapat rekomendasi Kemenkes RI.

"Yang bisa hanya RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro yang bisa swab. Bahkan RSUD Padangan dan Sumberejo tidak bisa swab," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ditambahkan, rumah sakit hanya bisa melaksanakan repid tes saja, termasuk petugas Dinkes atas nama dinas dan harus dengan tim, buka perseorangan. "Dia tes swab sendiri di rumah sakit yang tidak ada rekom, maka tidak diakui," tandasnya. [zid/ito]

Tag : Rapid, test, bojonegoro, rs, swasta

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more