08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengaruh Nyata Stres pada Kulit Wajah

blokbojonegoro.com | Saturday, 03 October 2020 07:00

Pengaruh Nyata Stres pada Kulit Wajah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kita pasti sudah paham bagaimana stres membuat kita tak berenergi dan sulit fokus. Namun, banyak yang tak menyadari bahwa stres juga berpengaruh pada kondisi kulit.

Menurut sebuah survei, 8 dari 10 orang tidak yakin stres berdampak pada penampilan kulit.

Sayangnya, para pakar menyebut bahwa stres emosional dan stres fisik (polusi dan sinar ultraviolet) dapat "tergambar"di kulit wajah.

Stres emosional akan meningkatkan hormon stres yang berdampak negatif pada kulit.

"Kadar kortisol yang tinggi dikaitkan dengan proses penyembuhan luka yang lama, terganggunya fungsi perlindungan kulit, penuaan dini, dan memperburuk penyakit kulit seperti eksim atau jerawat,"kata dokter dermatologi Joshua Zeichner.

Hal itu diperburuk dengan kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti paparan sinar UV yang intes, polusi, serta radiasi inframerah, yang semuanya memicu radikal bebas.

Menurut Zeichner, kondisi itu akan mempercepat timbulnya keriput serta vlek hitam di wajah.

Untuk menahan efek buruk stres pada kulit, ia merekomendasikan penggunaan pelembab dan produk skincare untuk menenangkan kulit.

Produk serum, krim, atau masker, yang mendorong hidrasi kulit, seperti yang mengandung asam hialuronik (hyaluronic acid), gliserin, atau shea butter, bisa menjadi pilihan.

"Selalu gunakan pada kulit yang lembab, baik itu pada wajah atau tubuh, supaya produknya mengikat air,"katanya.

Sementara itu, untuk kulit yang gampang berjerawat atau beruntusan ketika stres, Zeichner menyarankan untuk mencegah dan mengurangi sumbatan minyak di pori-pori.

"Saya merekomendasikan pembersih berbasis asam salisilat untuk jerawat karena stres. Ini karena kandungannya bisa mengatasi kelebihan minyak dan sel kulit mati dari permukaan kulit, sehingga pori-pori bersih," katanya.

*Sumber: kompas.com

Tag : kesehatan, wajah, kulit

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat