07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |   20:00 . KPA: 2030 Indonesia Target Akhiri AIDS Sesuai Visi SDG's   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

6 Cara Mencegah Demam Berdarah

blokbojonegoro.com | Thursday, 12 November 2020 07:00

6 Cara Mencegah Demam Berdarah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Demam berdarah dengue ( DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus dengue.

Virus dengue dapat menular antarmanusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Virus dengue menginfeksi nyamuk Aedes betina saat nyamuk tersebut menghisap darah penderita DBD.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan, penderita baru merasakan gejala DBD selang empat sampai enam hari setelah digigit nyamuk pembawa virus dengue.

Beberapa gejala DBD saat awal penderita terinfeksi virus dengue di antaranya:

- Demam tinggi dengan suhu di atas 38 derajat Celcius
- Timbul bintik-bintik merah di kulit
- Sakit kepala
- Nyeri saat menggerakkan bola mata
- Sakit punggung
- Badan terasa lemah dan lesu
- Gelisah
- Ujung tangan dan kaki berkeringat
- Muntah
- Ulu hati terasa nyeri
- Terkadang mimisan dan buang air besar (BAB) bercampur darah
- Kadar trombosit turun hingga 100.000/mm3

Di beberapa kasus yang serius, penyakit ini menimbulkan pendarahan di saluran cerna, syok, dan kematian.
Kendati berpotensi fatal, hingga kini belum ada vaksin untuk mencegah demam berdarah.

Satu-satunya cara mencegah demam berdarah adalah dengan menghindari gigitan nyamuk DBD. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pilih pakaian yang aman dari gigitan nyamuk

Melansir Medical News Today, pilih pakaian yang aman dari gigitan nyamuk.

Sebisa mungkin, minimalkan bagian kulit yang rentan digigit nyamuk.

Caranya dengan menggunakan celana panjang, pakaian lengan panjang, serta kaus kaki.

2. Gunakan obat nyamuk yang aman

Cara mencegah demam berdarah lainnya yakni gunakan pengusir nyamuk yang aman.

Jika menggunakan obat nyamuk yang mengandung diethyltoluamide (DEET), pilih yang kadarnya 10 persen.

Demi keamanan, hindari obat nyamuk yang mengandung kadar DEET tinggi di atas 30 persen karena bisa merusak saraf dan memicu kanker.

Ingat, obat nyamuk dengan bahan aktif ini tidak aman untuk anak-anak.

3. Pakai kelambu atau perangkap nyamuk

Apabila khawatir dengan keamanan obat nyamuk, gunakan kelambu atau alat perangkap nyamuk.

Kendati tidak sepraktis dan efisien seperti obat nyamuk, namun kelambu dan alat perangkap nyamuk relatif lebih aman untuk mencegah gigitan nyamuk.

4. Pasang kasa di lubang angin, pintu, dan jendela

Selain menggunakan kelambu atau perangkap nyamuk, cara mencegah gigitan demam berdarah juga bisa dengan memasang kasa.

Pasang kasa di lubang angin, pintu, dan jendela yang rentan menjadi pintu masuknya nyamuk demam berdarah.

5. Hindari wewangian tertentu

Beberapa wewangian dapat mengundang nyamuk demam berdarah masuk dan bersemayam di suatu ruangan.

Untuk itu, hindari wewangian tertentu saat musim demam berdarah.

Sabun dan parfum yang beraroma tajam juga dapat menarik nyamuk DBD menggigit tubuh.

6. Cegah genangan air di sekitar tempat tinggal

Nyamuk Aedes aegypti gemar berkembang biak di air bersih dan genangan.

Untuk itu, cara mencegah demam berdarah perlu mencegah genangan air di sekitar tempat tinggal, caranya:

- Selalu Balik ember, tempayan, kaleng penyimpanan, atau benda yang rentan jadi penampungan genangan air 

- Pastikan untuk menghilangkan kelebihan air di piring pot tanaman

- Sisir wadah atau bak penampung air yang potensial digunakan sebagai tempat berkembang biak nyamuk

- Pastikan saluran pembuangan air mengalir lancar, bila perlu pasang jebakan nyamuk di lubang selokan

- Ganti air di vas bunga setiap dua hari dan gosok bagian dalam vas sampai bersih

Selain mencoba meminimalkan gigitan nyamuk dengan berbagai cara mencegah demam berdarah di atas, pastikan kondisi tubuh prima.

Jaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, tidur yang cukup, dan minimalkan stres.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan, demam berdarah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more