20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |   17:00 . Lebih Mudah, Bayar Iuran JKN-KIS Lewat Aplikasi Mobile JKN   |   16:00 . Patroli PMI Bojonegoro Himbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan   |   15:00 . 40 Peristiwa Kebakaran Dari Januari Hingga Saat Ini   |   14:00 . Ladu, Jajanan Tempo Dulu Saat Lebaran di Kanor   |   13:00 . Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Dinas-Dinas Lakukan Kajian Ulang   |   12:00 . Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Lebaran, ini Pesan Bupati Bojonegoro   |   11:00 . Bingung Cara Melaporkan Peserta JKN-KIS yang Meninggal Dunia? Begini Solusinya...   |   10:00 . Antisipasi Kekeringan BPBD Imbau Warga Hemat Air Bersih   |   08:00 . Berawal dari Hobi Cosplay, Hingga Menjadi Usaha Kostum   |   07:00 . Waktu Ideal untuk Bermain dengan Kucing   |   17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Beginilah Tanggapan Petani Binaan Program PSRLB di Desa Bajo

blokbojonegoro.com | Tuesday, 09 March 2021 18:00

Beginilah Tanggapan Petani Binaan Program PSRLB di Desa Bajo

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melakukan panen raya padi organik untuk keenam kalinya program Corporate Social and Responsibility (CSR) Pertanian Sistem Rice Intensification (SRI) Organik bersama Kelompok Tani Alam Sri di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Selasa (9/3/2021).

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu mulai melaksanakan program PSRLB ini dari Juni 2018 di wilayah operasinya. Panen dilaksanakan di lahan milik kelompok tani dengan luas 12,3 hektare. Dengan hasil rata-rata panen padi mencapai 9- 11 Ton per hektarenya.

Eakib Ketua Kelompok Tani Bina Alam Sri Desa Bajo mengatakan, dengan metode tanam organik ini lahan menjadi bebas dari pupuk sintetis dan racun pestisida dan munculnya produk padi/ beras yang sehat sriorganik.

"Adanya program ini memunculkan inisiasi bertani yang ramah lingkungan dan berpeluang meningkatkan pendapatan ekonomi," ungkapnya kepada awak media.

Dia juga menyampaikan, bawasanya hari ini petani binaan program PSRLB di Desa Bajo sudah panen untuk ke-6 kalinya. Hasilnya, dari penelitian dan kajian yang dilakukan, produksi padi petani sudah murni menggunakan organik.

"Pertanian SRI organik ini mulai dilirik dan dikembangkan oleh petani desa lain sekitar Desa Bajo. Di antaranya Desa Bajo, Desa Wado, Desa Sogo, Desa Nglandean, Desa Tanjung, Desa Sidorejo, Desa Kedungtuban dan Desa Ngraho," ungkapnya.

Selain itu, dia juga menambahkan, gravik petani organik setiap tahunnya meningkat. Misalnya di tahun awal pembinaan pada tahun 2018 hanya 11 anggota dengan luas lahan 1,64 hektare di tahun 2019 meningkat menjadi 35 anggota dan dengan luas lahan 9,8 hektare dan di tahun 2020 meningkat menjadi 76 anggota dengan luas lahan 16,85 hektare.[her/lis]

 

Tag : Pertamina, CSR, padi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat