19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |   12:00 . EMCL Bersama Tim Aku Sehat Giat Pelatihan Pengolahan Kreasi Makanan Toga Cegah Stunting Balita   |   07:00 . 5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak, Benarkah Susu Formula Turunkan Kecerdasan Anak?   |   20:00 . Ulang Tahun ke-7, blokTuban.com Tempati Kantor Baru   |   19:00 . Luapan Kali Kening Rendam Ratusan Rumah Warga Parengan   |   18:00 . Produksi Besar, JTB Bakal Jadi Tulang Punggung Energi Gas Nasional   |   17:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Rakor Penyuluh Agama Islam di TPG   |   16:00 . Peringatan HSN, DPD PKS Bojonegoro Gelar Lomba Baca Kitab Kuning   |   15:00 . Meriah! KKN UNUGIRI Kelompok 44 Desa Jetakwanger Gelar JNS   |   13:00 . Seorang Saksi Diperiksa, Total Kerugian Capai Rp2,4 Milyar   |  
Fri, 02 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Total Vaksin Tiba di Indonesia Lebih 400 Juta Dosis

blokbojonegoro.com | Monday, 13 December 2021 10:00

Total Vaksin Tiba di Indonesia Lebih 400 Juta Dosis

Reporter: M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Negera Indonesia kedatangan vaksin ke-150 berupa vaksin Covovax sebanyak empat juta dosis di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (8/12/2021) malam. Kemudian, pada Rabu (8/12/2021) pagi, juga telah datang vaksin Pfizer sebanyak 767.520 dosis yang merupakan kedatangan tahap ke-149. Vaksin Pfizer tersebut tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang dan akan langsung didistribusikan ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah.
 
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dengan kedatangan kemarin, total sudah 400 juta dosis lebih vaksin COVID-19 yang didatangkan, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Hal tersebut menjadi bukti wujud keseriusan pemerintah untuk mengamankan stok vaksin guna kebutuhan program vaksinasi nasional.
 
"Pemerintah Indonesia sudah sejak awal, mendahului banyak negara lain, melakukan aktivitas yang diperlukan, baik melalui jalur bilateral dan multilateral, untuk mendapatkan vaksin COVID-19 demi melindungi rakyat Indonesia dari ancaman virus COVID-19," tegas Menkominfo.
 
Johnny pun memastikan, hingga saat ini, sudah 100 juta orang lebih yang telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Ketercukupan stok vaksin ini akan lebih optimal, lanjutnya, jika ditunjang dengan percepatan program vaksinasi. Di situlah sangat dibutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat untuk menyegerakan diri divaksinasi.
 
Menkominfo mengungkapkan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat fenomena masyarakat yang menunda vaksinasi karena pilih-pilih merek, hal itu menyebabkan upaya percepatan vaksinasi menjadi terkendala. Saat ini ada sebelas jenis vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
 
Untuk itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih merek vaksin, karena semua merek vaksin yang disediakan pemerintah sama aman dan berkhasiatnya. "Banyaknya merek vaksin bukan diartikan bahwa masyarakat bisa memilih untuk disuntikkan dengan vaksin merek tertentu. Segerakan divaksinasi demi melindungi diri, keluarga, dan orang terdekat," tegasnya.
 
Dalam kesempatan itu, Johnny menyampaikan, pemerintah mengevaluasi dan terus memantau perkembangan varian Omicron yang telah terdeteksi di 45 negara. Sesuai anjuran WHO atau Badan kesehatan Dunia, pemerintah juga akan segera melakukan genome sequencing, membatasi kegiatan masyarakat, dan menyegerakan pelaksanaan vaksin untuk masyarakat rentan. Untuk itu masyarakat tetap diminta patuhi protokol kesehatan, jangan lengah dan batasi.
 
"Untuk itu masyarakat tetap diminta patuhi protokol kesehatan, jangan lengah dan batasi mobilitas," ujar Menkominfo.(zid)

Tag : vaksin, vaksinasi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat