21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |   11:00 . Pengguna Jalan Dihimbau Pilih Jalur Alternatif   |   10:00 . Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Banjir, Macet Mengular   |   09:00 . Kolaborasi Stakeholder, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemenkes   |   21:00 . Malam Ini Debit Air Waduk Pacal dan Bengawan Solo Meningkat   |   20:00 . Inisiasi Pengembangan Vinglish Melalui Riset   |   19:00 . Live : Bojonegoro Fashion Street and Veggie   |   18:00 . Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum   |   17:00 . Aneka Olahan Jambu dan Mawar Desa Kalangan Juga Dipamerkan di Bojonegoro Fashion Street Fruit and Veggie   |  
Sun, 27 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Geneng Sulap Limbah Kayu Jati Jadi Aneka Kerajinan

blokbojonegoro.com | Monday, 30 May 2022 17:00

Warga Geneng Sulap Limbah Kayu Jati Jadi Aneka Kerajinan

 

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Siapa sangka dari limbah kayu bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Melalui tangan kreatif, kayu-kayu sisa yang sudah tidak terpakai bisa disulap menjadi beragam aksesoris yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Seperti halnya, kerajinan akar jati yang berada di Desa Geneng, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Menjadi barang langka dan bernilai jual yang sangat tinggi setelah di olah melalui tangan kreatif H. Marijan (62).

H. Marijan sendiri mulai aktif menggeluti kerajinan berbahan dasar akar jati, sejak tahun 1978. Melalui tangan kreatifnya, barang tersebut bisa disulap menjadi meja, kursi, gazebo bahkan hingga tempat berswafoto.

"Berawal dari ide memanfaatkan limbah akar jati dari hutan sekelilingnya, sangat disayangkan jika limbah tersebut hanya dijadikan bahan kayu bakar. Sehingga berinisiatif mengolah limbah menjadi barang jual bernilai tinggi," ungkap H. Marijan. 

Kesuksesan usaha H. Marijan dalam mengolah limbah kayu jati, tentu tak terlepas dari dukungan istri tercintanya yang selama ini mendampingi dalam pemasaran maupun pengiriman. 

"Setiap kali memasarkan dan mengirim barang puluhan tahun, istri saya selalu mendampingi. Pemasaran sudah sampai luar kota dan setiap bulannya bisa mencapai Rp 20-30 juta per bulan," tutur Pria asal Desa Geneng. 

Merangkai usaha limbah kayu jati selama berpuluh-puluh tahun, tak membuat ia merasa cukup bangga. Bahkan dari lubuk hati terdalam, berharap suatu saat nanti usahanya bisa tembus di pasar seluruh kota besar dan luar pulau di Indonesia. 

"Harapannya pemerintah daerah tetap bisa memberikan perhatian kepada pelaku UMKM di Bojonegoro. Apalagi Bojonegoro sumber penghasil kayu jati, sehingga bisa tembus pasar Nasional," harap H. Marijan. [liz/lis]

 

Tag : Ekonomi, sulap, limbah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat