07:00 . Mematikan Dering HP Saat Salat, Apakah Batal?   |   06:00 . Kemenkeu dan Puspenma Kemenag Bahas Akselerasi Penyaluran Beasiswa   |   23:00 . Petugas Lakukan Olah TKP di Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir   |   22:30 . Iringan Doa Santri Ponpes Attanwir Percepat Pemadaman Api   |   22:00 . Kerjasama Tim Pemadam dan Santri Ponpes Attanwir   |   21:30 . Lantai Atas Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir Terbakar   |   20:00 . Kepemimpinan Pengawas di Bojonegoro Berakhir, Peserta Didorong Wujudkan Birokrasi Adaptif dan Inovatif   |   17:00 . Penyebab PHK Massal di Pabrik Rokok Bojonegoro: Cukai Mahal dan Rokok Ilegal   |   15:00 . 596 Buruh Pabrik Rokok di MPS Padangan Bojonegoro Kena PHK, Ini Penyebabnya..!   |   12:00 . Personil Dewa 19 Langsung dari Surabaya, Crew Lainnya di Bojonegoro   |   11:00 . Tidak Ada Sound Horeg di Bojonegoro   |   10:00 . Brewog, Mandala, RA Audiopro, Alvaro Audio Hingga Blizzard Getarkan Pucangarum   |   09:00 . Woww...! Pesona Pucangarum Cultural Carnival 2025   |   19:00 . 8,5 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Total Rp12,6 Miliar   |   18:30 . Optimalisasi Dana Umat, Potensi Capai Rp500 Triliun   |  
Fri, 29 August 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dilaksanakan Besok, Ini Syarat dan Tata Tertib SKT CPPPK Kemenag

blokbojonegoro.com | Tuesday, 11 April 2023 14:00

Dilaksanakan Besok, Ini Syarat dan Tata Tertib SKT CPPPK Kemenag

Reporter: Nidlomatum MR

blokbojonegoro.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) Tambahan bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun 2022. Kegiatan SKT Tambahan ini akan dilaksanakan dua hari, mulai Rabu 12 - 13 April 2023.

Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin mengatakan, SKT Tambahan CPPPK ini wajib diikuti sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan. Khusus jabatan dosen, SKT Tambahan CPPPK diikuti peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas (NAB) Manajerial Sosial Kultural, Wawancara, dan Subtes Teknis Jabatan Dosen sesuai dengan ketentuan.

“Peserta wajib menaati seluruh tata tertib pelaksanaan SKT Tambahan CPPPK. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta,” tegas Nurudin di Jakarta, Senin (10/4/2023) sebagaimana dilansir dari website resmi Kemenag.

Dilanjutkan, SKT Tambahan CPPPK berbentuk Tes Moderasi Beragama menggunakan Sistem CAT. Penetapan/Keputusan Panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. 

Lebih jelas, erikut Ketentuan Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) Tambahan sesuai apa yang tercantum dari website resminya.

A. Tata Tertib

1. Peserta hadir paling lambat 60 (enam puluh) menit sebelum seleksi dimulai untuk proses registrasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan peserta;

2. Peserta wajib membawa:

a. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli/Surat Keterangan Pengganti KTP asli yang masih berlaku/Kartu Keluarga asli/salinan Kartu Keluarga yang dilegalisir pejabat yang berwenang; dan

b. Kartu Tanda Peserta Ujian asli yang telah dicetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id.

3. Peserta wajib mengenakan pakaian rapi dan sopan, kemeja atas berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang/rok dengan panjang dan belahan rok minimal di bawah lutut dengan bahan kain berwarna gelap (tidak diperkenankan memakai kaos, celana/rok berbahan jeans, dan sandal), menggunakan jilbab berwarna gelap bagi peserta yang berjilbab;

4. Peserta disarankan menggunakan masker menutupi hidung dan mulut hingga dagu;

5. Peserta menunjukkan kelengkapan dokumen persyaratan kepada Panitia untuk diperiksa dan peserta membuka masker untuk memastikan bahwa peserta yang datang adalah peserta seleksi yang terdaftar;

6. Peserta wajib membawa laptop yang telah diinstal Safe Exam Browser (SEB);

7. Peserta melakukan penitipan barang secara mandiri di tempat yang ditentukan;

8. Peserta dilarang:

a) Membawa/menggunakan buku, catatan, jam tangan, perhiasan dan aksesoris dalam bentuk apapun (kalung, cincin, anting, gelang, bros, dan lain-lain), ikat pinggang, kalkulator, peralatan elektronik seperti tablet, flashdisk, telepon genggam atau alat komunikasi lainnya, dan kamera dalam bentuk apapun;

b) Membawa senjata api/tajam atau sejenisnya;

c) Bertanya/berbicara dengan sesama peserta selama seleksi berlangsung;

d) Menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seizin Panitia selama seleksi berlangsung;

e) Keluar ruangan seleksi, kecuali memperoleh izin dari Panitia;

f) Membawa makanan dan minuman dalam ruang seleksi; dan

g) Merokok dalam ruangan seleksi.

9. Peserta wajib mendengarkan pengarahan Panitia sebelum pelaksanaan ujian;

10. Peserta selama mengikuti ujian, wajib melapor apabila ada keluhan kesehatan;

11. Peserta dapat keluar dari ruangan seleksi, apabila sudah menyelesaikan soal seleksi dan sudah mencatat hasil skornya serta meminta izin kepada Tim Pelaksana Seleksi;

12. Peserta yang telah selesai melaksanakan ujian dan mengambil barang yang dititipkan di tempat penitipan segera meninggalkan lokasi ujian secara tertib;

B. Sanksi bagi Peserta

1. Peserta yang terlambat hadir tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti seleksi dan dianggap gugur;

2. Peserta yang tidak membawa kelengkapan dokumen persyaratan dan/atau terbukti memberikan dokumen palsu tidak diperkenankan mengikuti seleksi dan dianggap gugur; dan

3. Peserta yang melanggar ketentuan pelaksanaan Seleksi Kompetensi tidak diperkenankan mengikuti seleksi dan dianggap gugur. [lis]

Tag : Kemenag, seleksi, PPPK



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 26 August 2025 09:00

    KKN Institut Attanwir

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo Di balik tenangnya kehidupan Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, tersimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Desa yang kaya akan tanaman herbal, seperti sereh, ternyata semakin...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat