Ajari Warga Buat Lilin dari Minyak Jelantah

Pengirim: Nurul Hidayah

blokBojonegoro.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Kelompok 10, mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai. Yakni, melatih ibu-ibu PKK Desa Cabean, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuat Lilita (Lilin dari Jelantah).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata mendukung SDGs ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab. Pelatihan melibatkan ibu-ibu PKK setempat sebagai upaya mengolah limbah rumah tangga secara kreatif dan ramah lingkungan. 

Peserta diperkenalkan pada proses pembuatan lilin dari minyak jelantah yang dimulai dengan menjernihkan minyak dari kotoran dan bau tidak sedap. Setelah bersih, minyak dicampur dengan stearic acid, lalu dipanaskan hingga meleleh. Campuran tersebut diberi pewarna dan pewangi sesuai selera, kemudian dituangkan ke dalam wadah yang telah dipasangi sumbu hingga mengeras dan siap digunakan.

Ketua Koordinator KKN Desa Cabean, Umar Farid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan alternatif pemanfaatan limbah yang bernilai guna.

“Minyak jelantah yang biasanya dibuang bisa diolah menjadi lilin, bahkan berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan ibu-ibu PKK diharapkan menjadi jembatan penyebaran pengetahuan ini ke masyarakat luas. “Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat ditularkan kepada warga lainnya,” tuturnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah mahasiswa KKN dalam mengedukasi warga sekaligus mengangkat potensi inovatif dari lingkungan rumah tangga. [mad]

*Pengirim adalah mahasiswa Prodi PAI-KKN UNUGIRI Kelompok 10 di Desa Cabean, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora