HUT ke-49 Koperasi Kareb, H.Sriyadi Purnomo Apresiasi Kebijakan Cukai

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com – Rangkaian HUT ke-49 Koperasi Kareb berlangsung meriah. Ribuan pekerja antusias mengikuti senam sehat di MPS Dander, MPS Kapas, hingga kantor pusat Koperasi Kareb di Bojonegoro, dengan hadiah utama seekor sapi, 49 ekor kambing, dan ratusan doorprize. Kegiatan ini makin semarak setelah Menteri Keuangan memastikan tarif cukai rokok 2026 tidak naik.

Ketua Koperasi Kareb, Dr. H. Sriyadi Purnomo, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat maupun daerah. Ia menyebut Bupati Setyo Wahono, Gubernur Jawa Timur, dan DPR RI telah memperjuangkan agar tarif cukai tidak naik.

"Alhamdulillah, cukai rokok 2026 tidak naik. Semoga kebijakan ini bertahan minimal tiga tahun, bahkan untuk SKT bisa diturunkan karena sangat membantu pekerja," ujarnya saat dijumpai blokBojonegoro.com disela aktivitas pasca senang pagi di kantor induk Koperasi Kareb, Jl. Basuki Rahmat no.7, Minggu (28/9/2025).

Laki-laki yang akrab disapa Pak Yadi itu juga menegaskan dukungan terhadap satgas pemberantasan rokok ilegal. Ia meminta penindakan difokuskan pada pabrik besar yang merugikan negara, bukan pedagang kecil.

"Kasihan kalau warung kecil jadi sasaran. Yang perlu ditutup adalah pabrik ilegalnya. Kami juga akan membagikan kaos Stop Rokok Ilegal kepada karyawan," tegasnya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah yang turut hadir dalam acara bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, menyampaikan selamat ulang tahun kepada Koperasi Kareb. Pihaknya menilai bahwa selama ini Koperasi Kareb punya peran besar dalam menyerap tenaga kerja. Ia juga menyinggung program kesehatan gratis yang dijalankan pemkab.

"Targetnya 36 persen penduduk Bojonegoro mendapat layanan kesehatan gratis tahun ini, dan hingga kini sudah 400 ribu jiwa yang terlayani," jelasnya.

Nurul Azizah menambahkan bahwa BLT dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) akan dicairkan Oktober mendatang.

"Pembahasan rokok ilegal juga akan digelar dalam forum Forkopimda bersama Bupati," katanya.

Dalam kesempatan sama, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menilai Koperasi Kareb sebagai koperasi yang maju pesat.

"Selama berdinas di berbagai daerah, jarang saya melihat koperasi berkembang seperti ini. Kodim 0813 siap mendukung penuh pemberantasan rokok ilegal," ungkap Dandim. [feb/mad]