Dugaan Keracunan Massal MBG di Kedungadem Bojonegoro, Seluruh Siswa Telah Dipulangkan

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa tiga sekolah di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro telah berangsur membaik. Para siswa yang dirawat di Puskesmas setempat, juga telah dipulangkan semua, Kamis (2/10/2025) petang.

Dari data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, siswa SMAN 1 Kedungadem yang paling banyak terdampak. Sebanyak 22 siswa sempat dirawat di Puskesmas, 50 ditangani di ruang UKS sekolah, dan 61 siswa tidak masuk sekolah karena sakit.

[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/10/02/usai-keracunan-massal-wabup-bojonegoro-rekomendasikan-sppg-di-kedungadem-ditutup/]

Sementara itu, di SDN Tumbrasanom tercatat 4 siswa mengeluh sakit perut dan pusing. Sedangkan di MTs Plus Nabawi terdapat 6 siswa yang sakit, dengan rincian 2 dirawat di puskesmas, 3 di ruang UKS, dan 1 siswa sudah kembali beraktivitas di sekolah.

“Semua siswa yang dirawat di Puskesmas saat ini sudah pulang. Kondisinya membaik,” ungkap Kepala Dinkes Bojonegoro, Ninik Susmiati.

Meski demikian, lanjut Ninik, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Sebab, indikasi bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari makanan, air, alat makan, hingga kondisi lingkungan, baik di sekolah maupun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

“Kasus seperti ini tentu banyak kemungkinan penyebabnya. Karena itu, semua sampel makanan, peralatan makan, dan air sudah kami bawa untuk diperiksa di Labkesda Dinkes Bojonegoro,” jelas Ninik.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah bersama Kadinkes Ninik Susmiati, telah melakukan inspeksi ke Puskesmas Kedungadem dan SPPG setempat. Ia menginstruksikan penghentian sementara distribusi MBG ke tiga sekolah tersebut. [riz/mad]