Reporter: Muharrom
blokBojonegoro.com - Walaupun di beberapa wilayah telah turun hujan, namun kebakaran masih menjadi musibah yang sering terjadi di Kabupaten Bojonegoro.
Oleh karena itu, guna menghindari terjadinya kebakaran atau kejadian merugikan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama dengan cuaca ekstream saat ini.
Menurut data dari Damkarmat Bojonegoro, kebakaran yang disebabkan konsleting listrik mencapai 50 kasus sejak awal tahun 2025. Disusul dengan penyebab dari tabung LPG sebanyak 33 kasus.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Siswoyo meminta masyarakat tidak membakar sampah di sembarang tempat, apalagi tidak diawasi. Juga jangan membakar sampah didekat barang yang mudah terbakar agar tidak merembet kesekitarnya karena angin. Selain itu, pemasangan kelistrikan juga harus menggunakan instalasi yang benar dan tepat dengan menggunakan kabel ber-SNI.
“Pasang dan cek jalur kelistrikan rumah anda untuk mengantisipasi kejadian konsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran. Karena rata-rata kejadian kebakaran rumah lebih banyak dari kasus konsleting listrik akibat kabel yang tidak standar dan pemasangan yang ala kadarnya,” tambah Siswoyo.
Selanjutnya Siswoyo juga mengingatkan untuk tidak panik saat terjadi kebakaran. Namun segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang, seperti pemadam kebakaran, BPBD, atau aparat desa setempat.
“Apabila terjadi kebakaran atau bantuan kegawatdaruratan lainnya dapat menghubungi kami melalui WhatsApp 082 330 668 443 (Pos Damkar Kota Bojonegoro). Pelayanan ini tidak dipungut biaya sama sekali (gratis),” pesannya. [mu/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published