Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Beberapa hari terakhir, cuaca di Kabupaten Bojonegoro tak menentu. Sebab, saat siang hari mengalami panas yang menyengat, sedangkan saat sore hingga malam hari mengalami hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan bahwa, saat ini tengah mengalami transisi musim atau pancaroba.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi menjelaskan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masa pancaroba di wilayah Bojonegoro diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tanggal 16 Oktober.
"Selama periode pancaroba ini, cuaca umumnya akan terasa panas terik di pagi hingga siang hari, dengan suhu udara rata-rata bisa mencapai 34 derajat Celsius. Namun, pada sore atau malam hari, berpeluang besar terjadi hujan sedang hingga lebat,” ujar Heru.
Ia menambahkan, perubahan cuaca yang ekstrem ini terjadi karena pembentukan awan Cumulonimbus yang cepat, menyebabkan hujan deras tiba-tiba yang berpotensi disertai angin kencang, petir, dan bahkan hujan es. Oleh karena itu, Heru Wicaksi mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan.
"Kami minta masyarakat agar menghindari beraktivitas atau berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat terjadi cuaca buruk. Selain itu, segera amankan atap rumah dan benda-benda lain yang mudah terbang terbawa angin kencang," tutur Mantan Camat Kepohbaru ini.
BPBD Bojonegoro terus memantau perkembangan cuaca dan mengimbau warga untuk selalu siaga menghadapi dampak dari cuaca ekstrem selama masa pancaroba ini. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published