Buntut Motor Brebet Usai Isi BBM Pertalite, Polisi Inspeksi Sejumlah Bengkel di Bojonegoro

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Buntut dugaan adanya bahan bakar minyak (BBM) Pertalite yang menyebabkan motor brebet di Kabupaten Bojonegoro, mendapat atensi serius aparat kepolisian. Unit II Satreskrim Polres Bojonegoro bersama Dinas Perdagangan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah bengkel, Senin (27/10/2025).

Sejumlah bengkel yang di inspeksi oleh polisi dan Dinas Perdagangan, yakni Ahas SGM Plesungan, Kecamatan Kapas, setelah menerima laporan banyaknya kendaraan yang mengalami gangguan serupa.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan, sejak Sabtu (25/10/2025) hingga Senin (27/10/2025), tercatat total 55 unit sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan pada sistem pengapian dan harus mengganti busi.

Rinciannya, 18 motor dilaporkan mengganti busi pada Sabtu, 26 motor pada Minggu, dan 11 motor pada Senin. Seluruh motor tersebut diketahui menggunakan bahan bakar jenis Pertalite yang dibeli di beberapa SPBU di wilayah Bojonegoro, yakni SPBU Sawunggaling, SPBU Balen, SPBU Sumberejo, dan SPBU Kalianyar Kapas.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Bayu Adjie Sudarmono, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat dan temuan para mekanik bengkel resmi.

“Kami bersama Dinas Perdagangan turun langsung ke lokasi untuk memastikan laporan masyarakat terkait dugaan bahan bakar yang menyebabkan motor brebet dan busi rusak,” ujar AKP Bayu, Senin (27/10/2025).

AKP Bayu menambahkan, pihak bengkel telah mengambil sampel dari motor-motor yang diservis, karena kendala BBM yang tak layak digunakan itu. Selain mendatangi bengkel, petugas Gabungan juga melakukan pengecekan ke SPBU di sejumlah lokasi.

"Kami tadi juga sudah melakukan pengecekan di SPBU, pihak Pertamina juga sudah memasang pengumuman untuk layanan pengaduan konsumen,” jelas polisi lulusan Akpol tahun 2015 ini.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menegaskan seluruh proses distribusi BBM telah dilakukan sesuai SOP, termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga akan melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite dari Fuel Terminal Tuban demi memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk. Pertamina juga memastikan pasokan BBM ke seluruh SPBU tetap berjalan lancar.

"Kami mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak. Pertamina memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi, sebagai wujud komitmen kami dalam menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat," tutup Ahad.

Sebagai bentuk keterbukaan layanan publik, Pertamina saat ini menyediakan tiga titik posko untuk melayani keluhan dan pelaporan masyarakat di Bojonegoro dan Tuban, yakni di SPBU 5462101 dijalan MT. Haryono, Jetak, Kecamatan Bojonegoro, SPBU 5462106 Jalan Sawunggaling, Kadipaten, Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro dan SPBU 5462305 Gg. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. [riz/mad]