Reporter: Muharrom
blokBojonegoro.com - Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bojonegoro masa khidmat 2025–2030 menggelar Rapat Kerja I (Raker I) di Ballroom KH. Hasyim Asy’ari BMT NU Ngasem, Jawa Timur.
Agenda ini menjadi forum penting dalam mematangkan arah gerakan dan meneguhkan konsolidasi organisasi setelah tersusunnya Rencana Strategis (Renstra), Minggu (16/11/2025).
Dengan mengangkat tema “Meneguhkan Komitmen dan Menguatkan Langkah, Menuju Fatayat NU Bojonegoro yang Mandiri dan Produktif,” raker diikuti oleh seluruh pengurus PC Fatayat NU serta ketua dan sekretaris PAC se-Cabang Bojonegoro.
Penguatan Arah Program Melalui Pemaparan Tujuh Bidang
Seluruh bidang di PC Fatayat NU menyampaikan program prioritas untuk lima tahun mendatang. Adapun bidang yang memaparkan arah kerja meliputi:
- Bidang Pengembangan Organisasi dan Pengkaderan – memperkuat kaderisasi, tata kelola organisasi, serta peningkatan kapasitas struktur.
- Bidang Pendidikan dan Dakwah – mendorong perluasan dakwah perempuan muda NU, peningkatan kompetensi keagamaan, serta penguatan pendidikan berbasis komunitas.
- Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup – fokus pada edukasi kesehatan perempuan, pencegahan stunting, kesehatan reproduksi, dan gerakan peduli lingkungan.
- Bidang Ekonomi dan Koperasi – merumuskan penguatan ekonomi anggota, pengembangan UMKM Fatayat, serta penguatan ekosistem koperasi.
- Bidang Hukum, Politik, dan Advokasi – memperluas advokasi perlindungan perempuan dan anak, literasi hukum, serta partisipasi politik yang beretika dan berperspektif gender.
- Bidang Sosial, Seni, dan Budaya – menghidupkan seni budaya Fatayat, gerakan sosial kemasyarakatan, serta pelestarian nilai-nilai tradisi.
- Bidang Media, Informasi, Penelitian dan Pengembangan – memperkuat literasi digital, tata kelola media organisasi, serta riset-riset pengembangan Fatayat.
Lima Lembaga Pendukung Mantapkan Peran Strategis
Lima lembaga resmi PC Fatayat NU Bojonegoro juga memaparkan rencana aksi mereka, yaitu:
- Fordaf (Forum Daiyah Fatayat NU) – memperluas jaringan daiyah dan memperkuat dakwah perempuan yang ramah, inklusif, dan responsif zaman.
- IHF (Ikatan Hafidzhoh Fatayat NU) – menguatkan peran para hafidzhoh Fatayat dalam pemeliharaan, pengajaran, dan syiar Al-Qur’an, serta memperluas ruang dakwah Qur’ani yang memberdayakan perempuan.
- LKP3A (Lembaga Konsultasi Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak) – memperteguh layanan konseling, pendampingan kasus, serta edukasi perlindungan perempuan dan anak.
- Garfa (Garda Fatayat NU) – memperkuat kesiapsiagaan sosial, pengamanan kegiatan, serta kader lapangan yang tangguh.
- Lembaga Yasmin – mendorong penguatan koperasi Fatayat sebagai fondasi kemandirian ekonomi perempuan muda NU.

Ketua PC Fatayat NU: Program Kerja Harus Membawa Perubahan yang Lebih Baik
Dalam sambutannya, Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, Rutin Winarsih, menegaskan bahwa Raker I bukan sekadar penyusunan agenda, tetapi momentum untuk memastikan program benar-benar berdampak.
“Program kerja yang kita rumuskan hari ini harus mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi Fatayat NU Bojonegoro. Setiap bidang dan lembaga perlu bergerak dengan komitmen, terukur, dan berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi perempuan muda NU serta masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh pengurus untuk memperkuat kerja kolaboratif, menjaga etos organisasi, dan memastikan setiap program berjalan sesuai nilai-nilai jam’iyyah.
Raker I berlangsung dinamis dan produktif, menandai keseriusan PC Fatayat NU Bojonegoro dalam memperkuat langkah kolektif. Melalui penyelarasan program tujuh bidang dan lima lembaga, Fatayat NU Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk hadir lebih mandiri, produktif, dan memberikan manfaat luas.
Forum ini menjadi pijakan awal bagi gerakan Fatayat NU Bojonegoro dalam mewujudkan program-program progresif dan berdampak selama periode 2025–2030. [mu/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published