Skip to main content

Category : Tag: Pcnu Bojonegoro


Waspada Kekeringan di Bojonegoro

Awali Dropping, LAZISNU Bojonegoro Ajak Warga Sedekah Air

Kekeringan dan kesulitan air bersih mulai dirasakan warga di pinggiran hutan atau wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro. Beberapa kecamatan telah dilaporkan mulai sulit mendapatkan bersih.

Tanya Jawab Fikih

Nikah Sirri, Hukumnya?

Nikah sirri, merupakan pernikahan yang dilaksanakan sesuai syarat dan rukun agama, namun tidak dicatatkan secara resmi pada Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam masyarakat Indonesia, fenomena nikah sirri masih banyak ditemukan dengan berbagai latar belakang, mulai dari faktor ekonomi, keinginan menghindari prosedur administratif yang rumit, hingga alasan pribadi tertentu.

Tanya Jawab Fikih

Menikah di Bulan Suro: Antara Mitos dan Tuntunan Syariat?

Dalam kalender Hijriyah, bulan Suro adalah bulan Muharram, yaitu bulan pertama dalam tahun Islam. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan haram yang di maksud ayat bulan Dzulqo'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Ayat ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT.

Info IPNU - IPPNU Bojonegoro

Menjemput Generasi Emas Nahdliyin, PK IPNU IPPNU MTs Islamiyah Temayang Resmi Berdiri

Kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Temayang kembali menunjukkan perkembangan positif. Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU MTs Islamiyah Temayang resmi berdiri melalui kegiatan pembentukan komisariat yang dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) kemarin bertempat di Gedung MTs Islamiyah Temayang.

Tanya Jawab Fikih

Menampilkan Anak Yatim di Panggung Saat Santunan, Hukumnya?

Pada bulan Muharram ini ada satu hari istimewa yang disebut dengan hari Asyura, yaitu tanggal 10 Muharram. Hari itu kerap disebut sebagai hari lebarannya anak yatim. Bukan tanpa alasan, karena pada hari itu ada amalan khusus,  yaitu anjuran menyantuni anak yatim.

Info Pendidikan

Rp9,6 Triliun Diusulkan Kemenag untuk Anggaran Tahun 2027 Pada Peningkatan Kesejahteraan Guru

Kemenag RI mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp9,6 triliun dari Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027 untuk peningkatan kesejahteraan guru pendidikan agama dan keagamaan. Usulan ini dipaparkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP-KL) Tahun 2027.

Mutiara Islami

Amalan di Bulan Muharram, Apa Sajakah?

Sebentar lagi umat Islam, akan memasuki tahun baru Islam, yaitu bulan Muharram. Bulan yang merupakan bulan pertama dalam kalender hijriah. Bulan yang oleh orang Jawa dikatakan bulan suro ini merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan mulia) yang dimuliakan oleh Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, ibadah, muhasabah dan berbagai bentuk kebaikan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tanya Jawab Fikih

Bawon Saat Panen Diniatkan Zakat, Bolehkah?

Di dunia pertanian Jawa, dikenal sistem pengupahan panen yang disebut bawon. Dalam sistem ini, para pekerja pemanen tidak menerima upah berupa uang, melainkan bagian padi dari hasil panen yang mereka peroleh. Semakin banyak padi yang berhasil dipanen, semakin besar pula bagian yang diterima.

Info Madrasah

Menko PMK: Prioritas Presiden Revitalisasi Madrasah untuk Bangun SDM

Revitalisasi madrasah menjadi bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp13,28 triliun guna pembangunan dan renovasi 17.573 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk madrasah.

Tanya Jawab Fikih

Zakat Padi Berupa Uang, Bolehkah?

Di banyak daerah, praktik pertanian saat ini mengalami perubahan. Jika dahulu petani memanen padi, menyimpannya dalam bentuk gabah atau beras, lalu mengeluarkan zakat dari hasil panen tersebut, kini tidak sedikit hasil panen yang langsung diborong oleh tengkulak atau pembeli. Sehingga pemilik padi setelah panen tidak membawa pulang selain uang. Memang hal ini tampak sangat praktis dan higienis.