Skip to main content

Category : Tag: Pcnu Bojonegoro


Tanya Jawab Fikih

Pasang Jebakan Tikus dengan Aliran Listrik, Hukumnya?

Beberapa waktu yang lalu, terjadi peristiwa tragis di area persawahan Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Dimana dua perempuan ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang dipasang di area persawahan.

Harlah LP Ma’arif NU Bojonegoro ke-97

Inilah Daftar Pemenang Lomba Harlah LP Ma'arif NU ke 97 di Bojonegoro

Keseruan rangkaian lomba dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-97 Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Bojonegoro telah menetapkan para juara. Sebanyak tiga cabang lomba, yakni Olimpiade Aswaja, kaligrafi, dan paduan suara, diikuti peserta dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, serta MA/SMA/SMK.

Harlah LP Ma’arif NU Bojonegoro ke-97

Teguhkan Aswaja dan Gali Potensi Siswa di Harlah LP Ma’arif NU Bojonegoro ke-97

Lomba-lomba yang digelar PC Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Bojonegoro dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-97, Sabtu (19/9/2026), benar-benar semarak. Apalagi, lokasi kegiatan dipusatkan di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro.

Harlah LP Ma’arif NU Bojonegoro ke-97

Meriahkan Harlah LP Ma’arif NU Bojonegoro ke-97, 3 Lomba Digelar di Unugiri

PC Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Bojonegoro menggelar tiga lomba dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-97 LP Ma’arif NU, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro.

MI Plus As-Syahidin Ikuti Ma’arif NU Bojonegoro Competition Bidang Paduan Suara

MI Plus As-Syahidin turut berpartisipasi dalam Ma’arif NU Bojonegoro Competition pada bidang lomba paduan suara yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Bojonegoro. Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk upaya madrasah dalam mengembangkan potensi, kreativitas, serta keberanian siswa untuk berprestasi melalui kegiatan seni dan budaya.

Mutiara Islami

Suami Bijak Hadapi Istri Nusyuz, Menurut Islam!

Dalam kehidupan rumah tangga, perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, adakalanya konflik memuncak hingga memicu tindakan nusyuz, yaitu sikap pembangkangan atau tidak terpenuhinya kewajiban istri terhadap suami tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat.

Mutiara Islami

Istri Tak Mau Buatkan Kopi Suami, Apakah Termasuk Nusyus?

Keharmonisan rumah tangga adalah dambaan setiap suami dan istri. Namun pada faktanya, dalam mengarungi  bahtera, problematika pasti akan selalu ada. Perselisihan pendapat dan pertengkaran hampir dipastikan terjadi antara suami dan istri. Untuk meredamnya, diperlukan komitmen bersama, sikap saling mengerti, saling percaya, saling menghormati, serta memahami hak dan kewajiban masing-masing.

Mutiara Islami

Ingat..! Selesai Muktamar NU, Jangan Sampai Nusyuz

Dalam kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan ideal. Terkadang muncul konflik, pembangkangan, pengabaian kewajiban, atau tindakan yang merusak keharmonisan. Dalam fikih, ketidaktaatan istri kepada suami ini disebut nusyuz. Pun juga demikian dalam berorganisasi, termasuk dalam ber Nahdlatul Ulama (NU). Sebab secara sederhana diantara rumah tangga dan organisasi ada kesamaan, yaitu ada imam (pemimpin) dan juga ada rakyat. Dalam hal rumah tangga suami adalah pemimpin dan berorganisasi Rais Amm dan Ketua umum adalah pemimpin jam'iyah Nahdlatul Ulama'.

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Anggota DPRD Jatim Budiono Apresiasi Muktamar ke-35 NU yang Berdampak ke Ekonomi Warga dan Kondusif

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi ditutup dengan sukses besar. Muktamar tersebut memilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftah) sebagai Rais Aam PBNU. Keduanya mengemban amanah dengan Masa Khidmah 2026–2031.