Relima Dorong Lingkungan Ramah Anak Lewat Hibah Buku ke MI Darul Ulum

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI Lokus Bojonegoro menyerahkan hibah buku kepada Sanggar Baca MI Darul Ulum di Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kamis (11/12/2025). Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya penekanan angka pekerja anak di wilayah penghasil tembakau.

Penyaluran buku tersebut sekaligus mendukung implementasi Program Child Labor Eradication Initiative in Tobacco Area (CERIA) yang dijalankan IDFoS Indonesia bersama PT AOI (Alliance One Indonesia). Program ini menargetkan penurunan pekerja anak melalui pendekatan pendidikan serta penyediaan aktivitas positif di luar jam sekolah.

Dalam prosesi serah terima, M. Imron Nasir Salasa dari Relima Bojonegoro bersama Roy Burhanuddin dari IDFoS Indonesia menyerahkan paket buku bacaan anak, termasuk komik yang sebagian merupakan hibah dari Forum TBM Kabupaten Bojonegoro.

Menurut M. Imron, hibah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya mengurangi pekerja anak di sektor pertanian tembakau.

"Anak-anak harus menikmati fasenya dengan belajar dan bermain. Belum waktunya mereka untuk bekerja," ujar laki-laki yang juga menjabat Sekretaris Forum TBM Bojonegoro.

Merespon hal itu, Kepala MI Darul Ulum, Fahrur Rozi, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih, hibah buku ini semoga bermanfaat untuk literasi anak-anak di sini," katanya.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen mengembangkan sanggar baca.

"Kami bersemangat untuk menambah koleksi buku dan membentuk susunan pengelola perpustakaan sebagai keseriusan menggarap sanggar baca ini," tuturnya.

Sebelumnya, PT AOI dan IDFoS Indonesia telah menyalurkan alat peraga edukatif, TV LED, serta rak buku untuk memperkuat kegiatan literasi di sekolah.

"Dukungan ini menjadi wujud nyata komitmen PT AOI dan IDFoS Indonesia untuk meningkatkan kualitas belajar anak-anak di wilayah program, khususnya di Desa Purwoasri," ungkap Roy Burhanuddin.

Melalui berbagai intervensi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Program CERIA terus mendorong terciptanya lingkungan ramah anak agar siswa terhindar dari keterlibatan dalam aktivitas pertanian tembakau yang tidak sesuai usia. [feb/mad]