LP Ma’arif NU Bojonegoro Kolaborasi dengan Airlangga Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Bojonegoro berkolaborasi dengan Airlangga, hari ini menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta (KBC) di Aula Lantai 3 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti lebih dari 250 peserta yang terdiri dari kepala madrasah, kepala sekolah, serta wakil kepala bidang kurikulum madrasah dan SD se-Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/1/2026).

Ketua LP Ma’arif NU Bojonegoro, Mariyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar strategis LP Ma’arif dalam mengembangkan kualitas lembaga pendidikan di bawah naungannya. Workshop difokuskan pada penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, workshop, serta evaluasi pembelajaran yang berkelanjutan.

"Sejak kami diamanahi untuk mengelola LP Ma’arif, kami berupaya menjadikan sekolah-sekolah Ma’arif benar-benar maju. Salah satunya dengan mengintensifkan pelatihan dan workshop guru, serta selalu melibatkan mereka dalam proses evaluasi pembelajaran, baik evaluasi tengah maupun akhir semester," ujar Mariyadi saat dijumpai kepada blokBojonegoro.com usai kegiatan.

Ia menegaskan bahwa pengabdian di LP Ma’arif NU merupakan bagian dari tanggung jawab ke-NU-an yang harus dijalankan secara maksimal. Pendidikan Ma’arif, menurutnya, harus menjadi garda depan dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Workshop ini mengangkat materi Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta, yang menekankan pendekatan pembelajaran humanis, kolaboratif, dan berpihak pada peserta didik. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi PC LP Ma’arif NU Bojonegoro dengan Airlangga sebagai mitra dalam penguatan kurikulum dan sumber belajar.

Mariadi berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain peningkatan kompetensi tenaga pendidik, LP Ma’arif NU juga berkomitmen memberikan ruang bagi peserta didik untuk berprestasi.

"Guru harus terus kita pacu dengan pelatihan dan forum ilmiah. Di sisi lain, murid juga perlu difasilitasi untuk berkiprah melalui kegiatan seperti olimpiade, pembelajaran intrakurikuler, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan dan ke-Aswajaan," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PC LP Ma’arif NU Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjadikan lembaga pendidikan Ma’arif sebagai pilihan utama masyarakat, bukan sekadar alternatif. [feb/mad]