Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Mujahadah Kubro yang merupakan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Kalender Masehi 2026 akan dipusatkan di Stadion Gajayana, Malang pada 07-08 Februari 2026 mendatang.
Setiap jamaah dari berbagai Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jawa Timur akan berkumpul menjadi satu.
Secara internal, kesiapan persiapan pelaksanaan PCNU dalam Rapat Koordinasi Panitia Lokal (Panlok) Harlah 1 Abad NU di Kantor PCNU Kota Malang kemarin. Hadir saat itu unsur lembaga NU, badan otonom (banom), Majelis Wakil Cabang (MWC), serta seluruh struktur panlok PCNU Kota Malang, juga PCNU se-Malang Raya.
Ketua Panlok Harlah 1 Abad NU PCNU Kota Malang, H Edy Hayatullah menyampaikan, PCNU Kota Malang telah menyiapkan 100 posko layanan yang tersebar di berbagai titik strategis di Kota Malang. Posko tersebut disiapkan untuk menyambut sekitar 40 ribu lebih jamaah dari PCNU se-Jawa Timur di luar wilayah Malang Raya, sedangkan dari PCNU se-Malang Raya berkisar 35.000 orang.
“PCNU Kota Malang sudah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Malang. Alhamdulillah, Pemkot Malang sangat mendukung dan memfasilitasi penuh pelaksanaan puncak Harlah 1 Abad NU kalender Masehi ini,” ujar salah satu pengasuh Ponpes Al Hikam Kota Malang ini.
Ia menegaskan, mujahadah kubro merupakan momentum spiritual dan kebangsaan yang memerlukan kesiapan matang, baik dari sisi layanan jamaah, pengamanan, hingga rekayasa arus kedatangan massa.
Untuk aspek pengamanan, PCNU Kota Malang melibatkan unsur Banser dan Pagar Nusa, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan dan PCNU se-Malang Raya.
“Kami melibatkan Banser dan Pagar Nusa untuk pengamanan internal. Untuk jamaah dari luar Malang Raya, koordinasi dilakukan bersama PCNU Kota Malang, PCNU Kabupaten Malang, dan PCNU Kota Batu agar kedatangan dan kepulangan jamaah berjalan tertib,” jelasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published