Tampilkan Batik Ecoprint, Stand PDKB Diserbu Pembeli di BWBF 2026
Sanawi tengah menjelaskan produk PDKB di BWBF 2026

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Hari ketiga pelaksanaan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro semakin ramai. Event pameran terbesar yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro diikuti banyak UMKM dan komunitas pemilik batik.

Salah satunya dari Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB). Pada BWBF 2026, PDKB bergabung dengan Dekranasda Bojonegoro, yakni berkolaborasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro.

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja] 

Ketua PDKB, Mohamad Sanawi yang akrab dipanggil Sanawi menjelaskan, jika keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk tetap berkarya. Bukti karya nyata ini di wujudkan oleh anggota PDKB dengan produk ecoprint dan rajut.

Produk tersebut ternyata mendapat apresiasi dari warga masyarakat. Bukan karena belas kasihan, namun karya seni yang luar biasa. Menariknya tak hanya dalam lingkup lokal, tetapi juga warga luar Kabupaten Bojonegoro yang hadir di BWBF 2026.

"Bisa dilihat sendiri hasil karya ecoprint, rajut dan pashmina di stand pameran BWBF 2026," jelasnya.

Pihaknya juga berharap, dengan membeli hasil karya atau produk dari anggota PDKB termasuk mendukung program PDKB dan Pemerintah, termasuk memberdayakan disabilitas di Bojonegoro. 

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mendukung dan membantu demi suksesnya acara, tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Bojonegoro yang telah mempercayai kami untuk ikut tampil dalam acara ini," pungkasnya. [uul/mad]