Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali untuk mempercepat pemulihan layanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari penambahan pasokan hingga 57,9 juta liter, penambahan jam operasional SPBU, penguatan personel, hingga optimalisasi armada mobil tangki.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus menyesuaikan langkah operasional dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan. Pertamina juga memastikan setiap upaya tetap memperhatikan aspek keselamatan.
"Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mengoptimalkan seluruh lini operasional untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, meningkatkan kesiapan SPBU, serta mengerahkan dukungan personel dan armada agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal. Seluruh upaya ini kami lakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat," ungkap Ahad.
Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14-17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran. Berdasarkan jadwal yang disiapkan, tambahan pasokan tersebut mencapai total 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax.

Penambahan pasokan ini diharapkan memperkuat ketersediaan BBM sekaligus mendukung kelancaran penyaluran ke SPBU di berbagai wilayah Bali.
Pertamina juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengisian BBM dengan menambah jam operasional SPBU. Di Kota Denpasar, perusahaan menyiapkan tambahan 60 SPBU yang beroperasi selama 24 jam, di luar 24 SPBU yang sebelumnya telah menerapkan jam operasional tersebut.
Langkah ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat untuk mengisi BBM sekaligus membantu mengelola antrean di lapangan.
Selain memperkuat pasokan dan layanan SPBU, Pertamina meningkatkan kesiapan personel dengan menambah operator SPBU cadangan. Perusahaan juga berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan operasional, termasuk menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan.
Kesiapan pengemudi tambahan tersebut menjadi langkah antisipasi untuk mengakomodasi waktu istirahat pengemudi tanpa mengabaikan kelancaran distribusi. Dengan demikian, penyaluran BBM diharapkan tetap berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan kerja.
Pada sektor distribusi, Pertamina mengupayakan penambahan armada mobil tangki, termasuk mengalihkan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali. Penambahan armada ini ditujukan untuk memperkuat penyaluran BBM ke SPBU dan memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Pertamina juga mengupayakan optimalisasi layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional dan keselamatan yang berlaku. Layanan ini menjadi salah satu alternatif untuk membantu mengurai antrean pengisian BBM.
Ahad menegaskan, percepatan pemulihan layanan membutuhkan kesiapan seluruh rantai distribusi, bukan sekadar penambahan pasokan.
"Pemulihan layanan tidak hanya bergantung pada penambahan pasokan, tetapi juga pada kesiapan seluruh unsur operasional, mulai dari terminal, armada pengangkut, hingga pelayanan di SPBU. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dan melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan agar langkah yang diambil dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat," lengkapnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat pemulihan layanan di Bali.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Pertamina.
Masyarakat yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan energi Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. [feb/mad]