Berita Foto
Bupati Wahono Terima Piagam MURI 2.025 Penari Api Kayangan
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari Api Kayangan sebanyak 2.025 penari, Kamis (17/7/2025).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari Api Kayangan sebanyak 2.025 penari, Kamis (17/7/2025).
Sebanyak 2025 penari Kayangan Api membentuk formasi merah putih di Stadion Letjen Sudirman, Bojonegoro, Kamis (17/7/2025).
Sebanyak 2.025 penari api kayangan Kabupaten Bojonegoro berhasil mencatatkan diri dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penampilan tari kolosal ini, dicatat dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 se-Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/7/2025).
Tampak peletakan batu pertama, Khofifah didampingi Sriyadi Purnomo, Direktur Koperasi Kareb, Wakil Bupati Nurul Azizah dan pejabat lainnya.
Suasana khidmat menyelimuti pagi itu di kawasan Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Kabupaten Bojonegoro. Di tengah lingkungan kerja yang biasanya dipenuhi hiruk pikuk aktivitas produksi, sebuah momentum spiritual hadir, yakni peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Khofifah.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menutup lima perlintasan sebidang liar di Kabupaten Bojonegoro. Penutupan ini dilakukan, lantaran perlintasan liar dinilai membahayakan keselamatan warga, Kamis (17/7/2025).
Empat warga Kabupaten Bojonegoro yang menjadi tersangka dalam kasus perakitan senjata api (Senpi) ilegal, segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Empat tersangka ini, diduga mengirim hasil rakitan senpi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Tiga rumah warga Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terbakar. Kebakaran yang diduga karena korsleting listrik ini, mengakibatkan tiga korban mengalami kerugian mencapai Rp245 juta, Rabu (16/8/2025) petang.
Hibatullah IIBS Hadir di Bojonegoro Tawarkan Pendidikan Berstandar Internasional
Dengan berbagai program dan intervensi yang dilakukan secara kolaboratif, Pemkab Bojonegoro optimis bisa menurunkan angka kemiskinan hingga 8,98% pada tahun 2026. Pada tahun 2024, angka kemiskinan Bojonegoro sebesar 11,69 %.