Reporter: Sutopo
blokBojonegoro.com - Kecemasan petani kacang tanah di lahan tadah hujan karana jarang hujan beberapa minggu terakhir akhirnya terobati. Sebab, di kawatirkan kacang tanah tidak bisa panen. Tapi akhirnya tetap panen dengan hasil yang memuasakan, Jumat (13/4/2018).
"Alhamdulillah panen," kata seorang petani di Desa/Kecamatan Bubulan, Jarmi, kepada blokBojonegoro.com.
Ia menambahakan jika panen kacang tanah saat ini harus dikebut. Sebab, kondisi tanah semakin lama semakin kering, sehingga berpengaruh pada saat panen.
"Kalau tidak segera dipanen nanti akan susah mencabutnya dari tanah. Sebab, tanahnya kering, nanti banyak isi kacang yang putus," terang Dhe Jar sapaan akrabnya.
Di ketahui, di sepanjang jalan di pingir hutan Poros Utama Kecamatan (PUK) Dander-Bubulan banyal sekali ditanam kacang tanah. Banyak kacang tanah milik warga yang terjual borongan. Artinya, kacang para petani langsung dibeli di lahanya tanpa harus dibawa pulang terlebih dahulu. [top/ito]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published