Reporter: Sutopo
blokBojonegoro.com - Momen bulan Ramadan ini dimanfaatkan oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Bojonegoro untuk sosialisasi pencegahan kekerasan anak.
Demi mewujudkan dan meminimalisir kekerasan terhadap anak, pihak P3AKB rela blusukan ke puluhan Sekolah Dasar (SD). Tujuannya untuk memberikan pengertian pada orang tua terkait dampak kekerasan terhadap anak.
"Kita targetkan ada sekitar 25 sekolah yang akan kita kunjungi," kata Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro, Adie Witjaksono, kepada blokBojonegoro.com.
Ia berpesan kepada orang tua, agar tidak bertindak keras (kasar) kepada anak. Selain itu, orang tua harus mengerti terhadap anak.
"Orang tau diharapkan bisa mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dengan selalu memantau dan mengawasi sang anak," tuturnya.
Orang tua, lanjut dia, harus mengerti kondisi anak. Misalnya ketika sang anak kemaluannya sakit saat buang air, perlu diwaspadai jangan-jangan telah terjadi kekerasan seksual kepadanya.
"Kami juga memberikan penjelasan bagai mana tindakan pertama yang harus dilakukan. Apakah melapor kepada pihak yang berwajib atau diselesaikan secara keluarga. Kami siap mendampingi dan memfasilitasi," terangnya. [top/lis]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published