Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com - Sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi di Kabupaten Bojonegoro ternyata juga menyimpan potensi agrowisata yang sangat menarik. Salah satunya agrowisata anggur di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. Pengunjung bisa menikmati pemandangan kebun anggur yang hijau dan bisa langsung memetik buah anggur beragam varian unggulan. 

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]

Buah anggur yang cukup lebat dan segar membuat pengunjung betah berada di kebun. Tak hanya warga lokal Bojonegoro, kebun anggur di Bandungrejo ini juga menarik pengunjung luar daerah. 

Pengelola kebun anggur Bandungrejo, Junaidi, menyampaikan di kebun miliknya, terdapat berbagai jenis anggur unggulan seperti Everest, Julian, Laria, Jupiter, Cerny, dan Banana. Seluruh varian dijual dengan harga Rp100.000 per kilogram. Dalam setahun, anggur dapat dipanen hingga dua kali, tergantung pada kesiapan dan pengelolaan tanaman.

Dalam satu masa panen, kata dia, bisa mencapai 4 kwintal anggur dan habis terjual hanya dalam waktu tiga hari. Tingginya minat pembeli menunjukkan potensi besar pengembangan hortikultura di wilayah Bojonegoro.

“Kebun anggur ini baru memasuki masa pembuahan pertama karena baru ditanam sekitar satu tahun. Luas lahannya kurang lebih 3.500 meter persegi dengan total 200 pohon anggur,” jelas Junaidi.

Menurut Junaidi, sebagian besar pembeli memilih untuk membeli anggur dengan sistem campur (mix varian). Hal ini karena setiap jenis anggur memiliki ciri khas tersendiri.

 “Anggur Jupiter rasanya manis dan wangi, Julian manis dengan kulit tipis, Laria renyah dan segar, sementara varian lainnya juga memiliki keunikan masing-masing,” terangnya.

Keberadaan kebun anggur ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak. Bupati Bojonegoro bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro telah meninjau langsung lokasi kebun sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian inovatif dan wisata agro di daerah.

“Dengan tingginya antusiasme pengunjung dan pembeli, kebun anggur Desa Bandungrejo kami berharap dapat menjadi contoh pengembangan pertanian bernilai tambah serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi lokal,” pungkasnya. 

Untuk menuju ke lokasi kebun anggur, pengunjung tidak perlu sulit. Karena, infrastruktur jalan menuju ke lokasi cukup bagus. Sehingga pengunjung bisa menikmati perjalanan dengan mudah dan nyaman. [mu/mad]