Reporter: M Safuan 
 
blokBojonegoro.com -  Kosongnya puluhan jabatan Kepala Sekolah Dasar (SD) di Bojonegoro, membuat penandatangan ijazah siswa SD agak terkendala. Oleh karena itu Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, mengajukan kepada PJ Bupati untuk memberikan SK kepada Plt Kepala SD yang merangkap untuk bisa menandatangani ijazah.
 
"Memang pihaknya mengajukan izin kepada Pj Bupati untuk memberikan SK Kepala SD yang merangkap untuk Kepala SD lainnya," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro, Kiki Pekik Praja Alam.
 
Dirinya melanjutkan, pasalnya sebentar lagi masa pendaftaran masuk SMP, pastinya Ijazah tersebut untuk sangat diperlukan siswa SD untuk melanjutkan ke SMP.
 
"Jadi Ijazah itu harus ada tanda tangannya," tandas pria yang akrab disapa Pekik ini.
 
Kekosongan Kepala sekolah hanya terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD), sedangkan untuk jenjang SMP tidak ada yang kosong.
 
Kekosongan kepala sekolah itu karena sudah masa pensiun, selain itu ada pula yang kembali menjabat menjadi guru dan menjadi pengawas.
 
"Untuk  penandatanganan ijazah masih tunggu kebijakan Bupati," tandas Pekik kepada blokBojonegoro.com.[saf/lis]