Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com - Di tanah lapang di antara bangunan rumah, 2 orang bertarung saling memukul menggunakan kayu rotan dan tameng dari kulit sapi. Itulah Tari Pasesean yang ditampilkan di kampung masyarakat Sesek, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah.
"Tari ini dipersembahkan untuk menyambut tamu istimewa yang hadir di Desa Wisata Sade ini," ucap Pemandu Wisata, Riyanto.
Tari Paresean ini, pada jaman dahulu untuk uji ketangkasan prajurit dengan menggunakan senjata kayu rotan dan tameng yang terbuat dari kulit sapi.
"Petarung ini disebut Pepadu. Mereka boleh memukul badan lawan dari pinggang ke atas," kata Anto.
Desa Wisata Sade, merupakan desa tempat tinggal masyarakat Sasak, yang memiliki 150 kepala keluarga dan sekitar 700 penduduk. Kunjungan di Desa Wisata, destinasi pertama yang dituju dalam kegiatan Media Gathering Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi. [ito/red]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published