Kepala Kemenag Bojonegoro Tekankan Penguatan Citra Positif Madrasah

Reporter: M. Anang Febri 

blokBojonegoro.com - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, memberikan pembinaan kepada para guru dan karyawan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 dan MAN 5 Bojonegoro pada Rabu (13/08/2025).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 3 Bojonegoro ini turut dihadiri oleh Plt. Kasubag TU sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Moh. Sholihul Hadi, pengawas madrasah, serta kepala MTsN 2 dan MTsN 4 Bojonegoro.

[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/08/12/kasi-pendma-kbc-sentuhan-spiritualitas-dan-kepedulian-sosial-di-madrasah/]

Dalam sambutannya, Amanulloh menekankan pentingnya membangun citra positif madrasah dengan menggali dan mengembangkan keunggulan masing-masing lembaga. Ia mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyiapkan madrasah yang unggul, dengan dukungan guru-guru profesional dan berkualitas.

"Kita harus membuat madrasah dicintai masyarakat dan menjadi pilihan utama bagi peserta didik," pesannya.

Lebih lanjut, Amanulloh mengingatkan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut madrasah untuk terus berinovasi dan menjaga mutu pendidikan. Ia menyampaikan harapannya agar pembinaan ini mampu menjadi energi baru dalam memperkuat eksistensi madrasah di tengah masyarakat.

"Kita harus hadir sebagai lembaga pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, H. Moh. Sholihul Hadi menyoroti pentingnya penguatan karakter dan potensi unik dari setiap madrasah. Ia menegaskan bahwa branding bukan sekadar promosi, melainkan harus berakar pada kualitas nyata yang dimiliki oleh lembaga.

"Bentuklah madrasah sesuai kelebihan dan potensi yang dimiliki, sehingga branding yang dibangun benar-benar mencerminkan kualitas sebenarnya," ungkapnya.

Menurut Sholi, lingkungan belajar yang nyaman serta pelayanan pendidikan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam menarik minat peserta didik dan kepercayaan masyarakat. Ia menambahkan bahwa sinergi antara semua elemen madrasah harus diperkuat agar visi madrasah unggul bisa terwujud.

Kegiatan pembinaan ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para guru dan karyawan diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi terkait pengembangan madrasah ke depan. Beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh madrasah juga turut dipresentasikan sebagai inspirasi bersama dalam membangun mutu pendidikan.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara guru, tenaga kependidikan, dan pimpinan madrasah. Tujuannya tak lain adalah mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai pelajar madrasah. [Feb/mad]