Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Setelah dilakukan perpanjangan masa pendaftaran seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, akhirnya terdapat empat pejabat yang mendaftar untuk mengisi kekosongan kursi orang nomor tiga di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tersebut.
Empat pejabat tinggi yang mendaftar itu, tiga pejabat di Kabupaten Bojonegoro dan satu dari luar kota. Keempatnya, yakni Sekretaris DPRD Bojonegoro Edi Susanto, Sekretaris DPRD Kota Blitar Eka Atikah, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Mahmudi, dan Staf Ahli Bupati Bojonegoro Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sukaemi.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto mengungkapkan, setelah dilakukan perpanjangan terdapat dua pejabat lagi yang mendaftar dan sudah menyerahkan berkas ke BKPP.
“Ada empat pejabat yang sudah menyerahkan berkas,” ungkap Hari Kristianto, Selasa (23/9/2025).
Hari menjelaskan, masa pendaftaran akan tetap dibuka hingga 25 September mendatang. Setelah pendaftaran ditutup, keempatnya akan mengikuti tahapan selanjutnya, yakni seleksi administrasi dan rekam jejak.
“(Pembukaan pendaftaran) tetap sampai tanggal 25 September,” jelas Hari.
Staf Ahli Bupati, Sukaemi saat dikonfirmasi perihal pendaftaran tersebut, pihaknya membenarkan. Sukaemi mengaku, ia telah melakukan daftar secara online di ASN Karier dan telah mengirimkan berkas ke BKPP.
“Ya, sudah submit daftar secara online dan mengirim dokumen persyaratan Ke BKPP. Kemarin Jumat malam Sabtu,” tutur Kemi sapaan karibnya.
Sementara Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Mahmudi baru menyerahkan berkas ke BKPP Bojonegoro hari ini. Dirinya mengungkapkan, sesuai semangat Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro bahwa seleksi pengisian Sekda ini terbuka, sehingga bagi seluruh aparatur sipil negara yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti.
“Bismillah dengan niat dan semangat untuk kabupaten Bojonegoro, hari ini saya mendaftar untuk seleksi sekretaris daerah,” ujar Mahmudi usai mendaftar.
Untuk diketahui, kursi jabatan Sekda Bojonegoro mengalami kekosongan sejak September 2024 lalu. Nurul Azizah harus meninggalkan jabatan orang nomor tiga di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu, untuk mengikuti Pilkada Bojonegoro 2024.
Guna mengisi kekosongan tersebut, Djoko Lukito dipercaya menjadi Pj Sekda Bojonegoro dua kali. Pada awal Oktober 2024 awal Januari 2025 dan pertengahan Februari pertengahan Mei 2025.
Sedangkan, Andik Sudjarwo menjadi Pj Sekda Bojonegoro pada akhir Mei Agustus 2025. Kini, jabatan Sekda Bojonegoro dipegang sementara oleh Kusnandoko Tjatur, yang merupakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro. [riz/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published